Bisnis Indonesia Online
Kamis, 28/08/2008 11:58 WIB
Indeks Teluk Persia mayoritas turun
oleh : M. Yunan Hilmi
DUBAI (Bloomberg): Sebagian besar indeks bursa Teluk Persia turun menyusul aksi jual investor asing untuk masuk ke pasar modal Arab Saudi yang dibuka bagi pemilik dana asing sementara di Dubai rebound.
Saham Bank Muscat SAOG, bank terbesar di Oman, turun terbesar dalam dua pekan. Demikaan juga, Abu Dhabi Commercial Bank berlanjut anjlok dalam tiga hari. Ithmaar Bank BSC juga tertekan.
Muscat Securities Market 30 Index turun 2,8% menjadi 9.904,68, terendah sejak 12 Agustus. Sementara itu, Abu Dhabi Securities Exchange General Index turun 0,1%, hari ketiga terpuruk, sedangkan Bahrain All Share Index terpeleset 0,2%.
"Saya kira kita sudah mendekati posisi bottom. Tekanan aksi jual sebagian besar datang dari inisiatif investor asing, yang berencana untuk memindahkan likuiditas mereka ke pasar Arab Saudi," kata Chamel Fahmy, pialang senior regional Beltone Securities Brokerage, melalui telepon hari ini.
Saham Deutsche Bank AG, bank terbesar di Jerman, mengatakan kantornya di Arab Saudi telah menyelesaikan swap agreements yang pertama di bursa kerajaan. Morgan Stanley merupakan yang pertama kali mengeksekusi swap agreement yang diizinkan bagi investor asing non-resident untuk membeli di pasar publik.
"Daya tarik investor internasional ke bursa terbesar di Timur Tengah itu sangat tinggi," kata Craig Niven, analis Morgan Stanley.
Saham Bank Muscat turun 3,1% menjadi 1,663 riyal, penurunan harian terbesar sejak 11 Agustus. Nasib yang sama dialami bank asal Bahrain, Ithmaar Bank, turun 1,4% menjadi US$0,69.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'