Bisnis Indonesia Online
Sabtu, 30/08/2008 09:43 WIB
Wall Street terganjal belanja konsumen
oleh : Taufik Wisastra
NEW YORK (Bloomberg): Indeks harga saham di Wall Street ditutup melemah tertekan penurunan belanja konsumen dan pendapatan Dell yang lebih rendah dari perkiraan.
Indeks Standard &Poor's kemarin ditutup turun 17,85 poin(-1,4%) menjadi 1.282,83 yang mengakhiri kenaikan selama tiga hari. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 171,22 poin (-1,5%) jadi 11.543,96. Indeks Komposit Nasdaq melemah 44,12 jadi 2.367,52.
Harga saham Starbucks.Corp dan Amazon.com.Inc masing-masing turun lebih dari 2% setelah pemerintah menyebutkan pertumbuhan belanja konsumen turun menjadi 0,2% pada Juli, sementara pendapatan berkurang 0,7%. Dell mencatat penurunan terbesar sejak 2000.
Harga saham Constellation Energy Group Inc turun 2,6% yang membantu menekan semua 31 perusahaan utilitas dalam indeks S&P melemah setelah Jefferies Group Inc menyebutkan perusahaan pemasaran energi terbesar AS itumungkin harysmenjual lebih banyak sahamnya.
"Lingkungan tetap menjadi tantangan bagipasar ekuitas. Sementara kita menghadapi dampak dari kenaikan harga energi dan kurang tersedianya kredit makaakansemakin menekan sektor konsumer," ujar Mike Ryan, kepala riset manajemen pada Americas at UBS Financial Services Inc.(tw)
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'