Bisnis Indonesia Online


Jumat, 05/09/2008 12:08 WIB

IHSG siang terendah setahun, anjlok 75 poin

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) istirahat siang ini terhempas 75,70 poin atau 3,65% menjadi 1.999,53, level terendahnya dalam setahun.

Seluruh sektor industri di Bursa Efek Indonesia terkoreksi siang ini dipimpin sektor tambang -108,36 poin disusul pertanian minus 72 poin, infrastruktur -19 poin, aneka industri minus 10 poin, finansial minus 8 poin.

Indeks LQ-45 juga merosot 18,10 poin menjadi 407,86, JII minus 11,91 menjadi 317,91.

Dari 382 emiten yang sahamnya ditransaksi di BEI, hanya 12 saham mencatat kenaikan harga, 165 naik, dan 20 tidak berubah.

Top losers siang ini tidak hanya didominasi saham sektor komoditas, perbankan, telekomunikasi juga turut terjerembab.

Penurunan terbesar dicatat saham Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) terhempas 650 ke Rp11.550, Astra Agro Lestari (AALI) minus 650 ke Rp16.150, Astra Internastional (ASII) terkoreksi 650 ke Rp19.850, Indo Tambangraya Megah (ITMG) minus 650 menjadi Rp24.000, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) longsor 550 menjadi Rp5.750, serta Indocement Tunggal Prakasa (INTP) terjungkal 400 menjadi Rp6.150.

Head of Research PT Paramitra Alfa Securities Pardomuan Sihombing mengatakan longsornya indeks hari ini karena harga minyak mentah dunia yang juga terkoreksi tajam, kenaikan suku bunga yang menjadi tanda-tanda naiknya laju inflasi.

"Tetapi pemicu terbesar koreksi IHSG siang ini yakni karena indeks saham Dow Jones dan regional yang terjerembab. Ditambah lagi dari dalam negeri rupiah jeblok, artinya investor asing switching, mereka kembali pegang dolar," kata Pardomuan kepada Bisnis siang ini.

Indeks dow jones (DJIA) New York terjerembab hingga 344 poin menjadi 11.188,2 FTSE Inggris terpental 134 poin, KLCI Kuala Lumpur terkoreksi 9 poin, Nasdaq minus 74 poin, Nikkei 225 Jepang terperosok 351 poin menjadi 12.206, Strait Times Singapura terpental 51 poin menjadi 2.574.

Pardomuan mengatakan ekonomi Indonesia sebenarnya masih menarik tetapi penguatan dolar AS terhadap euro yang menyebabkan rupiah terhempas hingga 9.300.

"Itu wajar, cuma dalam negeri harus dibenahi lagi. Balance of payment kita periode bulan lalu juga negatif. Tetapi Bank Indonesia tidak bisa buru-buru," tutur Pardomuan.

Kurs rupiah siang ini terhempas hingga 102 poin dari penutupan kemarin menjadi Rp9.322 per dolar AS. Minyak mentah dunia menyentuh US$107,88 per barel, terendah sejak April 2008.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Belanja online gairahkan Wall Street
  • IHSG bergerak terbatas tunggu hasil rapat BI
  • Saham di Wall Street dan Eropa akan pulih 2009
  • Saham Bumi tahan laju IHSG sore yang naik 1 poin

Komentar

Beri Komentar