Bisnis Indonesia Online
Senin, 08/09/2008 07:41 WIB
Solusi atas Fannie dan Freddie angkat bursa AS
oleh : M. Yunan Hilmi
NEW YORK (Bloomberg): Bursa dan indeks berjangka AS reli akibat spekulasi pemerintah akan mengambil alih Fannie Mae dan Freddie Mac, dua perusahaan terkait pinjaman mortgage, yang akan membantu finansial perusahaan.
Fannie dan Freddie, yang menguasai hampir separuh pasar kredit perumahan AS, dibekukan setelah mengalami kerugian mortgage terbesar dalam tiga dekade terakhir. Kedua perusahaan jatuh lebih dari 80% sejak awal tahun ketika default di subprime mortgage menyebabkan kerugian kredit lebih dari US$500 miliar di antara bank-bank di seluruh dunia.
"Langkah ini memberi sentimen positif bagi pasar. Investor menunggu resolusi atas masalah ini dan juga menghilangkan ketidakpastian yang selama ini masih mengganggu," kata Walter Hellwig, analis Morgan Asset Management Birmingham, Alabama.
Standard & Poor's 500 Index berjangka yang berakhir September naik 30,3 poin atau 2,4% menjadi 1.271,4 pada pukul 7.27 p.m. di New York. Dow Jones Industrial Average berjangka naik 237 (2,1%) menjadi 11.464. Nasdaq-100 Index future juga naik 37 (2,1%) menjadi 1.807.
Bursa AS anjlok pekan lalu membawa S&P 500 ke penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan dipimpin oleh produsen komoditas dipicu oleh kejatuhan harga bahan bakar dan bahan baku. Kondisi ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi global melemah.
Federal Housing Finance Agency akan mengambil alih Fannie dan Freddie dalam sebuah conservatorship, mengganti chief executives dan menghapus dividen mereka. Menurut rencana, kementerian keuangan akan menerima senior preferred stock senilai US$1 miliar dalam waktu dekat. Juga warrants yang mewakili kepemilikan saham Fannie dan Freddie sebesar 79,9%.
Saham Fannie ditutup pekan lalu pada US$7,04, naik 2,9% dari pekan sebelumnya. Sementara itu, saham Freddie berakhir US$5,10 naik 13%.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'