Bisnis Indonesia Online


Senin, 08/09/2008 08:26 WIB

IHSG akan bergerak mix, tertolong Dow

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): IHSG sepekan diprediksi mix dipengaruhi sentimen pergerakan bursa global dan regional pada pekan ini. Investor perlu mencermati pergerakan rupiah.

Mega Capital Indonesia dalam riset mingguannya menyatakan pasar juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan komoditas lainnya. Dari dalam negeri, perlu dicermati pergerakan nilai tukar rupiah.

Untuk sepekan indeks diperkirakan bergerak dikisaran 1.960-2.125 dengan target support dan resistance berikutnya berada di 1.895-2.230.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan lalu sudah anjlok 6,62%. Melemahnya indeks bursa global dan regional akibat kecemasan akan prospek ekonomi serta turunnya harga komoditas, menjadi sentimen negatif yang menyelimuti perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada pekan lalu.

Selain itu, kenaikan BI Rate dan melemahnya rupiah juga menambah faktor negatif. Semua sektor melemah dengan pelemahan terbesar pada sektor pertambangan dan industri dasar. Bursa Asia selama pekan lalu rata-rata melemah lebih dari 4%. Rupiah ditutup melemah 2,46% pada level Rp9.370 per dolar AS akibat penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya.

Selama sepekan Dow Jones (DJIA) New York terpental -2,79%, Nasdaq -4,72%, S&P 500 -3,16%. Reli yang terjadi pada saham sektor keuangan pada perdagangan Jumat, meng-offset laporan tenaga kerja yang memburuk.

Rencana pemerintah AS untuk menyelamatkan Fannie Mae dan Freddie Mac memicu penguatan pada saham sektor keuangan. Berita bahwa divisi real estat dan asset management Lehman Brothers akan dibeli oleh Blackstone dan Kohlberg Kravis Robert, juga menambah sentimen positif. Sementara itu, data nonfarm payroll Agustus lebih buruk dari estimasi.

Di sisi lain, pengambilalihan Fannie Mae dan Freddie Mac oleh pemerintah pada Minggu kemarin, berpotensi mengurangi kecemasan akan kemungkinan jatuhnya kedua perusahaan tersebut karena masih berlanjutnya penurunan harga rumah. Dan hal tersebut akan berdampak positif terhadap pasar dalam jangka pendek.

Pagi ini harga minyak mentah berada pada kisaran US$108,75 per barel. OPEC akan mengadakan pertemuan di Vienna dan mengumumkan kuota produksi pada Selasa. OPEC akan mempertimbangkan beberapa faktor untuk menentukan kuota produksi antara lain proyeksi permintaan minyak pada 2009 dan kenaikan produksi negara non OPEC. Harga emas menguat pada level US$815,2 per ounce pagi ini. Bursa Asia pada pagi ini bergerak menguat signifikan.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Belanja online gairahkan Wall Street
  • IHSG bergerak terbatas tunggu hasil rapat BI
  • Saham di Wall Street dan Eropa akan pulih 2009
  • Saham Bumi tahan laju IHSG sore yang naik 1 poin

Komentar

Beri Komentar