Bisnis Indonesia Online


Senin, 08/09/2008 09:43 WIB

Minyak dan Dow dongkrak IHSG pagi 48 poin

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini pukul 9.26 WIB dibuka naik 48,13 poin atau 2,38% menjadi 2.070,70 ditopang sektor tambang dan pertanian serta infrastruktur.

Semua sektor industri di Bursa Efek Indonesia pagi ini terdongkrak naik setelah akhir pekan anjlok. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor tambang melejit 57 poin, disusul pertanian 29 poin, dan infrastruktur 19 poin, serta sektor finansial hanya menanjak 5 poin.

Top gainer, saham dengan kenaikan harga tertinggi pagi ini diraih Indo Tambangraya Megah (ITMG) sebesar 1.300 menjadi Rp26.200, Astra International (ASII) melejit 1.000 ke Rp21.000, Astra Agro Lestari (AALI) menanjak 600 ke Rp16.700, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) melejit 500 ke Rp12.250, Gudang Garam (GGRM) merangkak 400 menjadi Rp6.550, dan Telkom (TLKM) naik 250 ke Rp7.850.

Saham perbankan juga terdongkrak naik dipimpin Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 200 menjadi Rp6.000, disusul Bank Danamon (BDMN) menanjak 150 menjadi Rp5.300, Bank Central Asia (BBCA) meroket 150 menjadi Rp3.400, dan Bank Mandiri (BMRI) naik 75 menjadi Rp2.800.

Mayoritas saham sektor tambang tercatat sebagai saham teraktif diperdagangkan, top aktif, pagi ini seiring kenaikan harga minyak mentah dunia yang menjadi US$108,36 per barel dari penutupan akhir pekan US$106,23, setelah Badai Ike menghentikan operasional sejumlah ladang minyak lepas pantai.

Saham teraktif pagi ini dipimpin Timah (TINS) menanjak 25 menjadi Rp2.225, PTBA, Aneka Tambang (ANTM) naik 50 menjadi Rp1.540, Bumi Resources (BUMI) meroket 150 menjadi Rp4.600, Perusahaan gas Negara (PGAS) naik 75 menjadi Rp2.350 dan Adaro Energy (ADRO) naik 10 menjadi Rp1.460.

Mega Capital Indonesia dalam riset mingguannya menyatakan pasar mencermati pergerakan harga minyak mentah dan komoditas lainnya.

Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi sentimen positif bursa global dan regional yang terdongkrak naik setelah pemerintah AS mengambil alih perusahaan kredit perumahan terbesar di negeri itu, Fannie Mae dan Freddie Mac untuk mencegah berlanjutnya kerugian di sektor kredit.

Dow Jones (DJIA) naik 32 poin, Hang Seng melejit 775 poin, Nikkei 225 meroket 438 poin, Strait Times menanjak 92 poin, KLCI Kuala Lumpur menanjak 6 poin, namun FTSE Inggris terkoreksi 124 poin begitu juga Nasdaq minus 3 poin.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Belanja online gairahkan Wall Street
  • IHSG bergerak terbatas tunggu hasil rapat BI
  • Saham di Wall Street dan Eropa akan pulih 2009
  • Saham Bumi tahan laju IHSG sore yang naik 1 poin

Komentar

Beri Komentar