Bisnis Indonesia Online
Senin, 06/10/2008 12:16 WIB
AALI, PTBA hempaskan IHSG siang 99 poin
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) istirahat siang terhempas 99,85 poin atau -5,45% menjadi 1.732 terseret saham AALI, dan PTBA.
Longsornya saham di bursa regional dan Amerika Serikat akibat krisis kredit subprime yang semakin meluas pasca kebijakan bailout pemerintah AS, langsung menghempaskan indeks saham dalam negeri.
Dow Jones anjlok 1,5%, Nasdaq -1,48%, shanghai minus 3,52$, Hang Seng minus 3,35%, KLSE 0,19%, Nikkei terjungkal 4,26%, Strait Times terhempas 3,27%, Kospi minus 4,45% namun FTSE 100 London naik 2,26%.
Indeks sektor pertanian terkoreksi paling besar yakni -15,43%, disusul tambang -12,92% dan finansial -1,65% sedangkan sektor konsumer yang tadi pagi masih naik siang ini 0,27%.
Top losers siang ini dicatat saham ITMG minus 11,36% menjadi Rp19.500, AALI terjungkal 16,21% menjadi Rp10.850, PTBA minus 14,43% menjadi Rp8.000, UNTR minus 11,11% menjadi Rp8.400, dan LSIP terhempas 20,42% menjadi Rp2.925.
Namun masih ada sejumlah saham mampu mencatat kenaikan harga, yakni saham Bank International Indonesia (BNII) melejit 38,70% menjadi Rp430, Unilever Indonesia (UNVR) naik 2% menjadi Rp7.650, Telkom (TLKM) naik 1,39% menjadi Rp7.250, dan Bank Central Asia (BBCA) naik 2,38% menjadi Rp3.225 dan Gudang Garam (GGRM) naik 0,84% menjadi Rp5.950.
Anjloknya saham di bursa Wall Street AS dan regional di sebabkan
beberapa sentimen negatif diantaranya angka pengangguran Amerika Serikat yang mencapai 497.000 orang.
Head of Reserach Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing mengatakan upaya yang dilakukan pemerintah tentang antisipasi Indonesia terhadap dampak krisis keuangan AS dapat menjadi sentimen positif indeks hari ini, namun pengumuman data inflasi September yang diperkirakan tinggi dapat menjadi sentimen negatif pada perdagangan hari ini.
Selain itu para pelaku pasar pelaku pasar tetap menunggu sejauh mana kebijakan bailout efektif membawa perubahan positif bagi ekonomi global. Sehingga indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'