Bisnis Indonesia Online
Senin, 06/10/2008 21:21 WIB
Bursa Wall Street dibuka melemah tajam
oleh : Linda Tangdialla
NEW YORK (AP): Indeks Dow Jones dibuka melemah hari ini, atau angka terendah dalam empat tahun terakhir di tengah menguatnya kecemasan investor bahwa krisis finansial di AS akan memperlemah perekonomian global.
Indeks industri Dow Jones jatuh lebih dari 300 poin, berada di bawah 10.000 poin untuk pertama kalinya sejak 2004.
Langkah pemerintah George W. Bush dan Kongres untuk menyelamatkan sektor finansial AS dengan dana talangan US$700 miliar tampaknya tak berpengaruh positif terhadap persepsi pasar. Banyak yang meragukan kemampuan program bailout itu dalam menghidupkan kembali kredit yang mengering belakangan ini.
Pekan lalu pemerintahan di seluruh Eropa mengambil tindakan untuk menyelamatkan sektor perbankan di wilayah itu. Pemerintah dan industri finansial Jerman menyepakati program bailout US$68 miliar untuk lembaga kredit properti komersial Hypo Real Estate Holding AG, sedangkan BNP Paribas Prancis bersedia mengambil alih 75% saham bank Fortis dari Belgia setelah pemerintah gagal menyelamatkannya.
Pemerintah Jerman, Irlandia, dan Yunani juga mengeluarkan program penjaminan untuk deposito di bank.
Pada jam-jam pertama perdagangan hari ini, rata-rata indeks industri Dow Jones turun 336,43 poin atau 3,26% menjadi 9.988,95 poin, atau pertama kalinya di bawah 10.000 sejak 29 Oktober 2004.
Indeks yang lebih luas, Standard & Poor's 500 jatuh 40,26 poin atau 3,66% menjadi 1.058,97 poin. Indeks komposit Nasdaq jatuh 77,35 poin atau 3,97% menjadi 1.870,04 poin.
Di Asia, indeks Nikkei 225 hari ini ditutup turun 4,25%, sedangkan indeks FTSE-100 di Eropa turun 3,24%, indeks DAX Jerman turun 5,28%, dan indeks CAC-40 Prancis turun 5,60%.
Bunga surat berharga Depkeu AS berjangka waktu 3 bulan turun menjadi 0,38% dari 0,50% Jumat lalu. Permintaan terhadap surat berharga pemerintah masih tinggi karena tingkat keamanannya. Saat ini investor bersedia untung tipis asalkan dana mereka berada di tempat yang aman.
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'