Bisnis Indonesia Online
Selasa, 07/10/2008 08:20 WIB
IHSG berpeluang turun meski BI rate diprediksi naik
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan melemah hari ini karena sentimen eksternal yang masih buruk. Dari dalam negeri, pasar akan menanti hasil RDG pada siang ini, yang diprekirakan BI Rate naik 0,25% menjadi 9,5%.
Di lain pihak, pasar juga akan mencermati implementasi langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia dalam upaya untuk mengantisipasi dampak krisis keuangan global ini bagi Indonesia.
"IHSG diprediksi bergerak pada kisaran 1.595-1.740 dengan target intraday support dan resistance berikutnya berada pada level 1.545-1.830," kata Mega Capital Indonesia.
IHSG kemarin melemah 10,03%. Dibuka setelah liburan panjang, IHSG bergerak melemah signifikan yang dipicu oleh sentimen negatif dari krisis keuangan AS yang menimbulkan kecemasan akan perlambatan ekonomi global, serta pelemahan rupiah. Semua sektor melemah dengan kontribusi terbesar pada sektor pertambangan dan perkebunan. Mayoritas bursa Asia ditutup melemah, dimana Nikkei 225 minus 4,25%, Hang Seng -4,97%, Kospi -4,29% dan Strait Times -5,61%. Rupiah ditutup melemah pada level Rp9.585 per dolar AS.
Dow Jones melemah hingga tembus level di bawah 10.000. Kecemasan akan perlambatan ekonomi global yang akan berakibat terjadinya resesi meskipun telah ada usaha pemerintah AS untuk mengatasi krisis, menjadi pemicu pelemahan Dow. Pada perdagangan semalam, indeks Dow Jones sempat melemah 800 poin karena kekhawatiran krisis kredit akan menyebar dan intervensi di Eropa semakin menambah kecemasan investor.
Namun harapan bahwa intervensi dapat menahan kejatuhan pasar global membuat indeks Dow Jones ditutup -369 poin (-3,58%), Nasdaq -4,34% dan S&P 500 minus 3,85%. Pasar mengharapkan akan ada pemangkasan suku bunga oleh AS, Eropa dan Inggris. Sementara itu Bank of Japan (BOJ) diestimasikan mempertahankan suku bunganya di level 0,5% pada rapat hari ini, sedangkan Australia diperkirakan memangkas suku bunganya menjadi 6,5% dari 7%.
BOE dijadwalkan mengadakan rapat pada 9 Oktober. Fed menyediakan fasilitas lelang pinjaman sebesar US$900 miliar dan diharapkan akan memangkas bunga pinjaman antar bank untuk meningkatkan likuiditas. Pemerintah Jerman menyetujui paket penyelamatan senilai US$68 miliar (50 miliar euro) untuk kreditor properti komersial Hypo Real Estate Holding AG, menyusul kegagalan penjaminan awal.
BNP Paribas membeli Fortis di Belgia dan Luxembourg senilai US$19,8 miliar (14,5 miliar euro). Sementara itu harga minyak mentah pagi ini kembali melemah pada level US$88,65 per barel karena ekspektasi resesi akan menurunkan permintaan minyak mentah global.
Harga emas menguat pada level US$860,4 per ounce pada pagi ini karena diburu oleh investor sebagai hedging. Pagi ini bursa Asia kembali bergerak melemah signifikan. Bursa Hong Kong hari ini libur.
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'