Bisnis Indonesia Online
Selasa, 07/10/2008 11:27 WIB
Saham 6 perusahaan grup Bakrie hari ini di suspensi
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Bursa Efek Indonesia mulai sesi I hari ini menghentikan sementara (suspensi) transaksi saham enam perusahaan grup Bakrie.
Suspensi ini terkait belum memadainya informasi yang berhubungan dengan perdagangan saham dari keenam perusahaan grup Bakrie.
I Gede Nyoman Yetna Pjs. Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEI dan Supandi Kepala Divisi Perdagangan Saham melalui pengumumannya hari ini mengatakan bursa menilai suspensi saham keenam grup Bakrie yakni mempertimbangkan dampak belum memadainya informasi mengenai anjloknya harga saham keenam perusahaan itu terhadap perdagangan pasar yang teratur, wajar dan efisien.
"Penghentian sementara perdagangan efek keenam perusahaan grup Bakrie ini dimulai sejak sesi I perdagangan 7 Oktober 2008 hingga pengumuman lebih lanjut," kata Supandi.
Saat ini bursa tengah meminta penjelasan lebih lanjut kepada kelompok usahan Bakrie yang bersangkutan. Dengan demikian bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memerhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh kelompok usaha Bakrie ini.
Kemarin saham grup Bakrie ini terkenan penolakan otomatis (auto rejection) oleh sistem perdagangan di BEI setelah anjlok melampaui 30%.
Keenam perusahaan grup Bakrie yang terkena suspensi saham hari ini yakni PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang kemarin harga sahamnya anjlok 40,82% menjadi Rp145. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) anjlok 26% menjadi Rp185, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) anjlok 36,17% menjadi Rp150, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) terkoreksi 35,21% menjadi Rp460, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terhempas 32,03% menjadi Rp2.175, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) terkoreksi 32,69% menjadi Rp350.
Selain keenam saham perusahaan grup Bakrie ini, sistem perdagangan di BEI juga melakukan auto rejection terhadap 8 saham lainnya salah satunya saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang anjlok 22,99% namun pagi ini saham sudah aktif kembali bahkan pada pukul 11.28 WIB naik 2,77% atau Rp200 menjadi Rp7.400.
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'