Bisnis Indonesia Online


Rabu, 08/10/2008 06:58 WIB

IHSG diprediksi bergerak ke kisaran 1.595-1.650

oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA (bisnis.com): IHSG terkoreksi 1,76% ketika bursa regional ditutup bervariasi. Indeks sempat menguat setelah aksi beli terbatas terhadap saham unggulan dan rebound bursa regional, tetapi berbalik melemah setelah kenaikan BI Rate.

Indosurya Securities menilai pasar secara umum masih khawatir terhadap perekonomian global dan tingginya inflasi domestik yang melampaui target hingga akhir tahun. IHSG diprediksi bergerak ke kisaran 1.595-1.650.

Sementara itu, berbagai kalangan kembali memberikan tanggapan negatif, menyusul langkah Bank Indonesia menaikkan BI Rate 25 basis poin menjadi 9,50%. Perbankan takut terjerat kredit macet, sementara dunia usaha cemas tak mampu lagi mengakses pembiayaan.

Untuk keenam kalinya sejak Mei, bank sentral secara konstan mengerek BI Rate dalam setiap kali rapat Dewan Gubernur. Itu berarti, bunga acuan telah meroket 150 basis poin hanya dalam waktu setengah tahun.

Bank Indonesia, seperti bulan-bulan sebelumnya, beralasan serupa hingga mengambil keputusan yang tidak populer bagi dunia usaha tersebut, di tengah kencenderungan bank sentral dunia menahan atau bahkan menurunkan suku bunga acuan.

Disclaimer

Keputusan untuk melakukan transaksi jual, beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham dan harian Bisnis Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil, dengan mengacu pada rekomendasi saham di kolom ini.

Dalam melakukan investasi, pembaca membuat penilaian independen. (ln)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Belanja online gairahkan Wall Street
  • IHSG bergerak terbatas tunggu hasil rapat BI
  • Saham di Wall Street dan Eropa akan pulih 2009
  • Saham Bumi tahan laju IHSG sore yang naik 1 poin

Komentar

Beri Komentar