Bisnis Indonesia Online
Rabu, 08/10/2008 08:39 WIB
Sentimen positif minim, indeks akan melemah
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan melemah. Belum adanya sinyal positif kuat untuk menopang pergerakan indeks dari bursa global dan regional diperkirakan akan menjadi sentimen pada pergerakan IHSG.
Mega Capital Indonesia menyatakan dari dalam negeri juga belum ada momentum positif yang cukup kuat untuk menopang pergerakan IHSG.
Hari ini akan dirilis dari data GDP semestel kedua 2008 dari Eropa, sedangkan nanti malam data indikator ekonomi AS yang akan dilaporkan antara lain pending home sales dan data cadangan minyak strategis AS.
"IHSG diprediksi bergerak pada kisaran 1.600-1.645 dengan target intraday support dan resistance berikutnya berada pada level 1.575-1.670," tutur Mega Capital.
Pada perdagangan kemarin indeks ditutup -1,76%. Pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin cukup variatif mengikuti perkembangan dari eskternal dan internal. Sesuai estimasi BI Rate naik 0,25% menjadi 9,5%. Sektor pertambangan dan otomotif mencatatkan pelemahan terbesar, sedangkan sektor konsumer dan konstruksi menguat.
Bursa Asia ditutup mix, dimana indeks Nikkei 225 melemah sedangkan Kospi, ASX 200 dan STI ditutup menguat. Rupiah ditutup menguat pada level Rp9.560 per dolar AS. Dow Jones -5,11%, Nasdaq -5,8%, S&P 500 minus 5,74%.
Kembali melemahnya perdagangan saham di Wall Street dengan koreksi tajam karena kecemasan akan krisis kredit yang menyebar dengan cepat bisa mendorong ekonomi resesi. Pasar juga kecewa karena tidak ada tindakan pemangkasan suku bunga secara serentak oleh bank sentral di Eropa dan AS.
Pimpinan Federal Reserve Ben Bernanke dalam pidatonya menyatakan kombinasi antara indikator ekonomi dan krisis pasar keuangan akhir-akhir ini mengindikasikan outlook pertumbuhan ekonomi memburuk dan resiko perlambatan ekonomi meningkat. Dilain pihak, outlook inflasi juga meningkat. Bernanke juga mensinyalkan akan adanya pemangkasan suku bunga.
Fed juga akan membuat fasilitas baru yang akan membeli surat utang jangka pendek untuk menambah likuiditas. Saham sektor keuangan memberikan kontribusi terbesar bagi pelemahan indeks. Bank of
America melemah tajam setelah menyatakan akan memangkas devidennya dan menambah dana US$10 miliar untuk menutup kerugian pinjaman.
Pasca penutupan bursa, Alcoa melaporkan kinerja triwulan ketiga yang mengalami penurunan laba bersih karena melemahnya permintaan, tingginya biaya dan turunnya harga aluminium. Dilain pihak, Morgan Stanley diberitakan akan menjual 24,9% sahamnya kepada Mitsubishi UFJ Financial Group senilai US$9 miliar.
Sementara itu Bank Sentral Australia memangkas suku bunganya sebesar 1% menjadi 6% untuk memacu pertumbuhan ekonomi, sedangkan Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunganya pada 0,5%. Pemerintah Inggris mempertimbangkan untuk melakukan injeksi dana yang besar ke dana publik.
Pada pagi ini harga minyak mentah berada pada kisaran US$88,99 per barel. Sedangkan harga emas kembali menguat pada level US$882,7 per ounce. Bursa Asia pada pagi ini rata-rata kembali dibuka melemah signifikan.
bisnis.com
Berita Lain
- BI rate turun 0,25%, IHSG ditutup naik 12 poin
- IHSG siang tertolong saham bank, rupiah menguat
- Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin
- Bursa batasi trading limit Antaboga hingga 50%
- 'Buy on weakness INCO, BYAN, BMRI dan DVLA'