Bisnis Indonesia Online


Selasa, 18/11/2008 09:47 WIB

IHSG dan rupiah pagi ini terkoreksi seiring pasar Asia

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini dibuka terkoreksi -2,29% atau -28,33 poin menjadi 1.208,61 pada pukul 9:32 WIB seiring jatuhnya saham di bursa Asia pagi ini.

Minimnya sentimen positif di pasar domestik dan regional, termasuk global menyeret indeks saham domestik. Sektor tambang dan aneka industri memimpin penurunan harga di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Saham di bursa Asia juga mayoritas dibuka terkoreksi. Nikkei Jepang -0,96%, KLCI Kuala Lumpur -0,03%, Hang Seng Hong Kong -2,39%, Strait Times Singapura -0,89%, PSE Filipina -3,88%, S&P ASX200 Australia -1,71%, Shanghai China -1,37%, dan Kospi Korsel -2,03%.

Saham Bumi Resources (BUMI) kembali terkoreksi hingga mentok batas bawah auto rejection (penolakan otomatis) yakni -9,52% menjadi Rp950. Top losers pagi ini dicatat saham Astra International (ASII) -6,81% menjadi Rp8.200, Indo Tambang (ITMG) -6,02% menjadi Rp7.800, Tambang batubara (PTBA) -5,88% menjadi Rp5.600, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -6,15% menjadi Rp3.050, Bank Central Asia (BBCA) -6,42% menjadi Rp2.550 dan London Sumatera (LSIP) -5,15% menjadi Rp2.300.

Saham Bank Century (BCIC) melejit 12% menjadi Rp56 setelah adanya penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Bank Century dengan PT Sinar Mas Multiartha untuk mengakuisisi sampai 70% saham yang telah diterbitkan Bank Century. Corporate Secretary Bank Century Deddy Triyana mengatakan penyelesaian proses akuisisi ini akan dilakukan dalam waktu yang singkat dan sesegera mungkin termasuk proses permohonan persetujuan kepihak regulator serta persetujuan pemegang saham.

Mega Capital Indonesia menyatakan IHSG melemah karena kecemasan akan perlambatan ekonomi yang melanda bursa global dan regional diperkirakan menjadi sentimen negatif terhadap perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada hari ini, disaat dari pasar domestik sendiri sepi momentum positif.

Kurs rupiah pagi ini terdepresiasi 150 poin menjadi Rp11.850 per dolar AS, minyak mentah naik US$0,35 menjadi USS55,30 per barel.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Penurunan minyak tekan Wall Street
  • Pemodal waspadai profit taking lanjutan
  • 'Jual saham: AALI, LSIP, SGRO, BBCA, BBRI, dan ISAT'
  • APEI dukung pengunduran revisi MKBD

Komentar

Beri Komentar