Bisnis Indonesia Online
Rabu, 19/11/2008 08:02 WIB
Total, Shell, Alcatel pimpin penguatan saham Eropa
oleh : Elsya Refianti
LONDON (Bloomberg): Saham Eropa menguat terdorong kenaikan harga minyak serta pendapatan Hewlett-Packard Co dan Home Depot Inc yang melampaui perkiraan meredam kekhawatiran resesi bakal menggerogoti laba.
Total SA, produsen energi terbesar ketiga di Eropa, dan BP Plc, menguat 4% lebih karena harga minyak mentah naik. Alcatel-Lucent SA mendaki 4,8% karena tawaran dari Dassault Aviation senilai 1,56 miliar euro (US$2 miliar) untuk membeli saham Alcatel di Thales SA.
Dow Jones Stoxx 600 Index menguat 0,8% menjadi 201,91 di London, membalik penurunan sebelumnya yang sebesar 2,2%. Indeks tersebut telah tertekan 45% pada tahun ini karena writedown dan rugi kredit melampaui US$965 miliar dalam krisis finansial terburuk sejak Great Depression.
Sejumlah indeks nasional menguat di sembilan dari 18 bursa di Eropa barat. Indeks FTSE 100 Inggris menguat 1,9%, CAC 40 Prancis naik 1,1%, dan DAX Jerman menanjak 0,5%.
Total mendaki 4,6% jadi 40,76 euro, BP naik 4,1% jadi 507,5 pence, Royal Dutch Shell Plc terangkat 3,9% di 1.693 pence.
Minyak mentah untuk pengiriman Desember naik 75 sen atau 1,4% menjadi US$55,70 per barel di New York.
Alcatel-Lucent mendaki 4,8% jadi 1,90 euro, BNP Paribas SA melemah 5,1% ke 40,81 euro, UBS AG turun 3,5% jadi 13,27 franc, Burberry menyelam 13% ke 175 pence.
Pendapatan dari 1.829 perusahaan di Eropa barat yang melaporkan hasil sejak 7 Oktober tertekan 9,9% secara rerata, meleset dari ekspektasi yang 6%, ungkap data Bloomberg.
Para analis saat ini memprediksikan laba akan tergelincir 10% pada 2008, jauh di bawah perkiraan pertumbuhan 11% pada awal tahun ini, lanjut data itu.
Carphone Warehouse Group Plc terbenam 9,4% capai 118 pence, ERG SpA terpeleset 4,6% di 11,26 euro,
Hochtief AG tenggelam 2,8% jadi 27,66 euro.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- IHSG sore terseret regional, rupiah melemah
- Multipolar tak rugi hedging valas
- Qtel masukkan pernyataan tender offer
- IHSG dan rupiah siang kompak terkoreksi
- IHSG dan rupiah pagi turun terseret regional