Bisnis Indonesia Online
Rabu, 19/11/2008 09:48 WIB
IHSG dan rupiah pagi terkoreksi terseret Asia
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini dibuka turun 0,71% atau -8,50 poin menjadi 1.181,36 pada pukul 9:31 WIB terseret saham di bursa regional. Rupiah pagi ini juga melemah 150 poin.
Sektor industri di Bursa Efek Indonesia bergerak mix dengan penurunan terbesar terjadi pada sektor perdagangan, tambang dan pertanian. Namun sektor finansial, aneka industri dan manufaktur mencatat kenaikan.
Saham di bursa regional pagi ini juga mayoritas terkoreksi. Nikkei Jepang -1,78%, Hang Seng -0,58%, Strait Times -0,75%, KLCI Kuala Lumpur -0,43%, Kospi Korsel -3,21%, ASX200 Australia -1,58%, Vietnam -0,68% namun PSE Filipina naik 1,81%.
Top losers pagi ini di BEI dicatat saham Bumi Resources (BUMI) dan Energi Mega Persada (ENRG) terkoreksi hingga mentok batas bawah auto rejection masing-masing -9,47% menjadi Rp860 dan -9,52% menjadi Rp285. Tambang Batubara (PTBA) -3,38% menjadi Rp5.700, United Tractors (UNTR) -2,06% menjadi Rp3.550, Telkom (TLKM) -0,90% menjadi Rp5.500, dan Indosat (ISAT) -1,15% menjadi Rp4.275.
Riset Analis Bali Securities Ketut Tri Bayuna mengatakan indeks bursa dalam negeri masih akan bergejolak tanpa ada sentimen positif dan kembali ke level 1.100. Investor dianjurkan untuk lebih baik menunggu sentimen lanjutan.
Mega Capital Indonesia menyatakan perhatian pelaku pasar masih tertuju pada pergerakan saham grup Bakrie dan nilai tukar rupiah yang terus mengalami tekanan.
Rupiah pagi ini terdepresiasi 150 poin menjadi Rp11.900 per dolar AS ketika euro menguat menjadi US$1,2619. Harga minyak mentah turun US$0,05 menjadi US$54,34 per barel untuk kontrak Desember di bursa New York Mercantile Exchange, level terendah sejak Januari 2007.
bisnis.com
Berita Lain
- IHSG sore terseret regional, rupiah melemah
- Multipolar tak rugi hedging valas
- Qtel masukkan pernyataan tender offer
- IHSG dan rupiah siang kompak terkoreksi
- IHSG dan rupiah pagi turun terseret regional