Bisnis Indonesia Online


Rabu, 19/11/2008 16:17 WIB

IHSG dan rupiah kembali terkoreksi sore ini

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan sore ini terkoreksi 0,79% atau -9,5 poin menjadi 1.180,36 terseret sektor tambang dan perdagangan. Rupiah terhempas menjadi 12.038 per dolar AS.

Hanya sektor manufaktur dan konsumer yang mencatat kenaikan, sisanya terkoreksi termasuk finansial yang pada pembukaan pagi tadi masih mencatat kenaikan harga.

Indeks saham di kawasan regional mayoritas terkoreksi, hanya Shanghai naik 6,05%, sedangkan hang Seng -0,77%, KLCI Kuala Lumpur -0,11%, Nikkei Jepang -0,66%, Strait Times -1,63%, Kospi -1,87% dan FTSE 100 London -1,04%.

Top losers sore ini masih dicatat saham Tambang Batubara (PTBA) -5,93% menjadi Rp5.550, Indosat (ISAT) -5,20% menjadi Rp4.100, United Tractors (UNTR) -4,13% menjadi Rp3.475 dan Indo Tambang (ITMG) -7,40% menjadi Rp7.500.

Volume transaksi di Bursa Efek Indonesia hari ini 1,40 miliar saham senilai Rp886,56 miliar. Hanya 42 saham mencatat kenaikan harga, 107 turun harga dan 51 tidak berubah.

Saham Bumi Resources (BUMI) masih terkoreksi hingga mencapai batas bawah auto rejection (penghentian otomatis) yakni -9,5% atau Rp90 menjadi Rp860.

Rupiah sore ini juga terdepresiasi 0,52% menjadi Rp12.038 per dolar AS, bahkan sempat melemah 4,2% menjadi Rp12.350.

Riset analis PT Integral Investama Tony Maryano memprediksi kurs dalam sepekan terus melaju hingga melampaui 12.300 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini dipicu kekhawatiran akan ketidakpastian kondisi ekonomi global yang berdampak pada penguatan dolar AS karena investor mencairkan portofolionya dan lebih merasa aman dengan memegang dolar.

"Rupiah trennya masih melemah, yakni sejauh aktifitas erekonomian global yang masih negatif, kita sulit mempertahankan stabilitas kurs. Kita akan terkena tekanan dari aksi beli dolar," kata Tony.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Penurunan minyak tekan Wall Street
  • Pemodal waspadai profit taking lanjutan
  • 'Jual saham: AALI, LSIP, SGRO, BBCA, BBRI, dan ISAT'
  • APEI dukung pengunduran revisi MKBD

Komentar

Beri Komentar