JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat 1,53% atau 18,30 poin menjadi 1.211,45 pada pukul 9:30 WIB seiring berlanjutnya kenaikan harga saham Bumi Resources.
Seluruh sektor industri di Bursa Efek Indonesia pagi ini mencatat kenaikan harga dipimpin sektor tambang, perkebunan, dan finansial.
Head of Reserach Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing mengatakan dengan sentimen positif global dan regional pagi ini serta dari dalam negeri sendiri mengenai rencana pemerintah untuk membelanjakan dana Rp100 triliun, indeks menguat hingga ke titik resistance 1.206-1.218.
Saham Bumi Resources (BUMI) kembali menjadi penggerak indeks dan menjadi top gainer dengan naik 11,76% menjadi Rp1.140, disusul saham Indo Tambang (ITMG) naik 5,48% menjadi Rp8.650, Astra Agro Lestari (AALI) naik 6,33% menjadi Rp7.550, Astra International (ASII) naik 2,89% menjadi Rp8.900, Bukit Asam (PTBA) naik 3,93% menjadi Rp6.600, dan Bank Danamon (BDMN) naik 6,45% menjadi Rp2.475.
Indeks saham di bursa regional dan global pagi ini mayoritas menguat. Nikkei Jepang naik 2,41%, Strait Times Singapura naik 0,09%, Kospi Korsel naik 1,98%, Hang Seng naik 2,62%, Shanghai naik 3,90%. Dow Jones di New York naik 2,91%, Nasdaq naik 4,60%. Hanya KLCI Kuala Lumpur turun 0,44%.
Rupiah pagi ini terdepresiasi 150 poin menjadi Rp12.150 per dolar AS. Minyak mentah di bursa New York Mercantile Exchange untuk kontrak Januari terkoreksi 2,08% menjadi US$53,31 per barel setelah kemarin malam naik US$3,67 atau 7,2% menjadi US$54,44 per barel.
Harga sudah terjungkal 63% dari rekor tertingginya US$147,27 pada 11 Juli 2008. Pasar di AS akan ditutup hari ini atau nanti malam, karena libur Thanksgiving.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »