Bisnis Indonesia Online
Rabu, 03/12/2008 16:17 WIB
Saham Bumi tahan laju IHSG sore yang naik 1 poin
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Saham Bumi Resources dan Energi Mega tahan laju indeks harga saham gabungan (IHSG) sore ini dan ditutup naik tipis 0,10% atau +1,17 poin menjadi 1.192,53 terangkat saham Astra Agro Lestari dan Bank Rakyat Indonesia.
Indeks saham sektor industri di Bursa Efek Indonesia bergerak mix sore ini dengan kenaikan terbesar dicatat sektor perkebunan dan finansial sedangkan sektor tambang malah terkoreksi begitu juga properti.
Saham Bumi Resources (BUMI) memimpin penurunan saham sektor tambang yakni -9,41% menjadi Rp770. Saham Energi Mega Persada (ENRG) juga terhempas 9,4% menjadi Rp106, keduanya terkena auto rejection bawah.
Top gainer sore ini dicatat saham Astra Agro Lestari (AALI) naik 2,53% menjadi Rp8.100, Indo Tambang (ITMG) +1,75% menjadi Rp8.700, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) +4,03% menjadi Rp3.225, Telokm (TLKM) naik 1,73% menjadi Rp5.850 dan Bukit Asam (PTBA) naik 1,60% menjadi Rp6.350.
Saham Indosat (ISA) memimpin penurunan sore ini yakni -2,07% menjadi Rp4.725 bersama saham Gudang Garam (GGRM) -1,77% menjadi Rp4.150.
Indeks saham di bursa regional bervariatif, Shanghai naik 4,01%, Hang Seng naik 1,36%, Nikkei naik 1,79%, Strait Times naik 0,72%, namun KLCI -0,32% dan Kospi -0,05%.
Trimegah Securities menyatakan meskipun pada perdagangan hari ini bursa utama regional membukukan kenaikan rata-rata 1,8% namun hal tersebut tidak serta merta mendorong IHSG menutup celah harga yang tertinggal pada level 1.216.
Para Investor cenderung wait and see dan hanya melakukan trading. Hal ini tercermin dengan IHSG yang hanya bergerak pada range terbatas pada kisaran support 1.190 dan 1.205.
"Dengan tetap mewaspadai faktor eksternal yang masih merupakan katalis penentu arah IHSG, dan apabila IHSG gagal menutup celah 1.216 maka kami perkirakan IHSG besok memiliki ruang gerak pada kisaran 1.175-1.210," proyeksi Trimegah.
Rupiah sore ini berhasil naik tipis meninggalkan level 12.000 yakni menguat 10 poin menjadi Rp11.990 per dolar AS.
bisnis.com
Berita Lain
- IHSG diprediksi ke 1.380-1.420, ikuti global
- IHSG sore terseret regional, rupiah melemah
- Multipolar tak rugi hedging valas
- Qtel masukkan pernyataan tender offer
- IHSG dan rupiah siang kompak terkoreksi