Bisnis Indonesia Online
Rabu, 03/12/2008 16:18 WIB
Saham di Wall Street dan Eropa akan pulih 2009
oleh : Berliana Elisabeth S.
LONDON (Bloomberg): Indeks saham di Amerika Serikat dan Eropa akan mulai bangkit dari efek resesi global pada 2009.
Strategist UBS AG David Bianco di New York menyatakan indeks Standard & Poor’s 500 berpotensi menanjak hingga ke level 1.300 pada akhir 2009, atau naik 53% dari posisi hari ini 848,81.
"Konsensus outlook 2009 sepanjang tahun menunjukkan pemulihan. Kami optimistis tahun depan akan memberi sinyal akan kembalinya kepercayaan investor," kata Bianco.
Earning per share (EPS) saham di Eropa akan turun 25% ketika perekonomian di zona euro berkontraksi 0,9%, kata strategis UBS di London Nick Nelson.
UBS juga memproyeksi indeks FTSE 100 berpotensi naik 41% menjadi 5.800.
"Outlook makro ekonomi dan laba korporasi untuk 2009 mulai membaik. Sehingga harga saham akan bergerak lebih tinggi dari ini dan mulai keluar dari dampak resesi," kata Nelson.
UBS juga memproyeksikan pasar Amerika Latin juga akan pulih dan merekomendasikan untuk saham di pasar Brasil.
bisnis.com
Berita Lain
- IHSG sore terseret regional, rupiah melemah
- Multipolar tak rugi hedging valas
- Qtel masukkan pernyataan tender offer
- IHSG dan rupiah siang kompak terkoreksi
- IHSG dan rupiah pagi turun terseret regional