Bisnis Indonesia Online


Kamis, 04/12/2008 07:42 WIB

S&P/ASX 200 naik 67,40 poin ke 3.601,20

oleh : Elsya Refianti

SYDNEY (Bloomberg): Indeks S&P/ASX 200 menguat 67,40 poin atau 1,9% menjadi 3.601,20 pada pkl. 10:18 di Sydney. All Ordinaries Index terangkat 58,10 poin atau 1,7% ke 3.534,60, sedangkan kontrak berjangka yang jatuh tempo pada Desember menanjak 1,5% jadi 3.609.

Babcock & Brown Ltd (BNB AU) melonjak 25 sen atau 100% jadi 50 sen, yang merupakan saham berperforma terbaik pada indeks patokan Asutralia itu.

Billabong International Ltd (BBG AU) tertekan 79 sen atau 7,9% menjadi A$9,21, loser terbesar pada indeks.

Perusahaan itu memperkirakan pendapatan per sahamnya pada semester pertama akan turun memasuki tahun kedua berturut-turut karena resesi AS memangkas permintaan terhadap busana dan aksesoris berselancar.

Nufarm Ltd (NUF AU) melonjak 84 sen atau 11% menjadi A$8,39, tertinggi sejak 30 Oktober.

Nufarm melakukan negosiasi ulang pinjaman senilai A$1,4 miliar (US$910 juta) setelah mempercepat pembicaraan dengan para bankir. Perusahaan itu mendapat pinjaman tambahan sehingga totalnya hampir mencapai A$1,8 miliar, kata Chief Executive Officer Doug Rathbone.

Qantas Airways Ltd (QAN AU) menguat 3 sen atau 1,3% ke A$2,38, tertinggi sejak 14 November. Qantas dan British Airways Plc menargetkan penghematan biaya tahunan sedikitnya US$500 juta pada 2010 dari potensi mergernya, kata Australian Financial Review tanpa mengutip siapa pun. Qantas naik 4,4% kemarin setelah mengonfirmasikan pembicaraan merger.

Rio Tinto Group (RIO AU) anjlok A$2,94 atau 8% jadi A$33,86, terendah sejak 21 Mei 2004.

Satu indeks enam logam yang diperdagangkan di London tertekan memasuki hari kelima sebesar 3,9%. Seng melemah 2,5%, tembaga turun 3,1% dan nikel 3,2%.

Straits Resources Ltd (SRL AU), perusahaan tambang tembaga, emas dan batu bara di Australia, melonjak 16 sen atau 19% ke 99 sen, tertinggi sejak 17 Oktober.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Penurunan minyak tekan Wall Street
  • Pemodal waspadai profit taking lanjutan
  • 'Jual saham: AALI, LSIP, SGRO, BBCA, BBRI, dan ISAT'
  • APEI dukung pengunduran revisi MKBD

Komentar

Beri Komentar