Bisnis Indonesia Online


Kamis, 04/12/2008 07:48 WIB

Nikkei terangkat Wall Street dan merger Nippon

oleh : Berliana Elisabeth S.

TOKYO (Bloomberg): Indeks saham di Jepang pagi ini naik lagi terdongkrak harga saham Nippon Oil Corp dan Nippon Mining Holdings Inc yang menyatakan untuk merger, sehingga dapat meningkatkan biaya modal.

Saham Nippon Oil, refineri terbesar di Jepang, dan Nippon Mining lebih banyak dibeli ketimbang dijual. Taiheiyo Cement Corp dan Sumitomo Osaka Cement Co harga sahamnya menanjak lebih dari 7% setelah Credit Suisse Group memberi peringkat sahamnya 'outperform'.

Indeks Nikkei 225 Stock Average menanjak 29,81 atau 0,4% menjadi 8.033,91 pada pagi ini pukul 9:10 a.m. di Tokyo. Topix index juga naik 0,81 poin atau 0,1% menjadi 800,00. Indeks Standard & Poor’s 500 di bursa Wall Street AS sempat naik-turun namun akhirnya ditutup naik 2,6%.

"Dengan peningkatan harga saham di bursa AS, indeks Nikkei terbantu untuk kemmbali naik dari level 8.000. Lonjakan data ekspor dari perusahan otomotif menjadi kunci keseimbangan pasar, kita akan melihat trend mulai menanjak," kata Juichi Wako, strategis Nomura Securities Co.

Nippon Oil hari ini menyatakan rencanya untuk merger dengan Nippon Mining. Perusahaan akan mengambil keputusan merger hari ini setelah keduanya bertemu, kata Nippon Oil kepada bursa di Tokyo.

Biaya modal diluar software turun 13,3% pada periode tiga bulan yang berakhir 30 September, penurunan kuartalan yang keenam kali, data Menteri Keuangan hari ini di Tokyo. Survei Bloomberg News kepada sejumlah ekonom memperkirakan penurunan sebesar 10,9%.

Nikkei futures yang berakhir Desember tidak berubah pada 8.040 di Osaka dan bergerak naik 0,1% menjadi 8.045 di Singapura. (ln)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Penurunan minyak tekan Wall Street
  • Pemodal waspadai profit taking lanjutan
  • 'Jual saham: AALI, LSIP, SGRO, BBCA, BBRI, dan ISAT'
  • APEI dukung pengunduran revisi MKBD

Komentar

Beri Komentar