Bisnis Indonesia Online


Kamis, 04/12/2008 09:58 WIB

Saham bank angkat IHSG pagi +15 poin

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan pagi ini tercatat naik 1,27% atau +15,11 poin menjadi 1.207,64 pada pukul 9:32 WIB menurut waktu JATS terdongkrak saham perbankan seiring optimisme pelaku pasar bahwa Bank Indonesia akan menurunkan suku bunga sebesar 0,25% pada rapat dewan gubernur hari ini.

Mayoritas saham perbankan pagi ini terangkat dipimpin Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 100 poin menjadi Rp3.300, Bank Danamon (BDMN) naik 100 poin menjadi Rp2.750, Bank Mandiri (BMRI) naik 30 poin menjadi Rp1.550, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp25 menjadi Rp2.750, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp10 menjadi Rp495.

Rapat Dewan Gubernur BI akan digelar untuk memutuskan arah BI rate hari ini. Pelaku pasar dan sektor riil mengharapkan BI untuk menurunkan suku bunga.

Mega Capital Indonesia menyatakan sepertinya penurunan BI rate masih cukup berat mengingat nilai rupiah masih cenderung melemah dan inflasi November 2007-November 2008 masih diatas 10%. Menurut median estimasi Bloomberg dan Reuters, diperkirakan BI rate masih akan tetap pada level 9,5%.

Top gainer pagi ini dicatat saham Astra Agro Lestari (AALI) yang menanjak Rp200 menjadi Rp8.250, disusul saham Telkom (TLKM) +200 poin menbjadi Rp6.000, Unilever Indonesia (UNVR) naik 100 poin menjadi Rp7.850, United Tractors (UNTR) naik 100 poin menjadi Rp3.375 dan

Rupiah terdepresiasi -150 poin menjadi Rp12.050 per dolar AS meski  mayoritas saham di Asia dan global menanjak. Shanghai naik 1,81%, Hang Seng naik 1,79%, KLCI naik 0,21%, Nikkei +0,62%, Strait Times +1,89% dan Kospi +0,51%. Dow Jones semalam ditutup naik 2,05% dan Nasdaq naik 2,94%.

Saham Bumi Resources (BUMI) terkoreksi 2,59% menjadi Rp750 seiring penurunan saham tambang lainnya yakni International Nickel (INCO) minus 0,51% menjadi Rp1.940.

Harga minyak mentah untuk kontrak Januari naik 20 sen atau 0,4% menjadi US$46,99 per barel pada pukul 10:18 a.m waktu Sydney untuk kontrak di bursa New York Mercantile Exchange. Harga sudah terhempas 68% dari rekor tertingginya US$147,27 pada 11 Juli. Kemarin, harga minyak mentah turun 17 sen atau 0,4% menjadi US$46,79 per barel, level terendah sejak 9 Februari 2005.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Saham Eropa melemah setelah rally 6 hari
  • S&P/ASX 200 menyelam 2,5% ke 3.685,10
  • Penurunan minyak tekan Wall Street
  • Pemodal waspadai profit taking lanjutan

Komentar

Beri Komentar