Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 16/05/2008

East West ekspor benih hortikultura ke 5 negara

JAKARTA: East West Seed Indonesia (EWSI) tahun ini menargetkan mengekspor 30 ton benih sejumlah tanaman ke lima negara menyusul bergairahnya permintaan di luar negeri.

Wakil Presiden Direktur EWSI Glenn Pardede mengatakan jumlah target tersebut melebihi angka ekspor tahun lalu yang mencapai 10 ton. "Target itu berdasarkan kontrak yang sudah kami tanda tangani," ujarnya kepada Bisnis di Jakarta, kemarin.

Benih tersebut masing-masing dari tanaman pare, oyong dan cabai rawit dan diekspor ke Thailand, Filipina, Vietnam, China dan India. "Kenaikan itu cukup signifikan. Namun, keuntungannya sekitar 10%," ujar Pardede.

Selain itu, katanya, tahun ini target ekspor benih curah diperkirakan di atas angka ekspor tahun lalu. "Tahun ini kira-kira 400 ton, tahun lalu hanya 250 ton. Benih curah itu berupa benih kangkung, kacang panjang dan buncis," paparnya.

Perusahaan ini, katanya, juga akan berkonsentrasi ke pasar dalam negeri yang diperkirakan mencapai 1.500 ton a.l. untuk benih kangkung, kacang panjang dan sawi, sedangkan benih bawang merah, cabai dan cubis yang dikonsumsi di dalam negeri sebesar 35 ton.

"Namun pasar dalam negeri tidak sebagus pasar ekspor. Di sini pemainnya sudah banyak sekitar 105 perusahaan," ujarnya. Perusahaan itu umumnya berada di Malang, Blitar, Garut, Banyuwangi, Pandeglang, Jember dan Gresik.

Apalagi, katanya, akibat kenaikan harga pangan dunia mendorong petani tidak mampu lagi membeli benih. "Mereka hanya mampu menanam padi. Kondisi sekarang sangat tidak mendukung bagi pengembangan industri benih hortikultura," ujarnya.

Glenn menjelaskan harga benih tomat, cabai dan bawang berkisar rata-rata Rp50.000-Rp100.000 per 10 gram yang dialokasikan untuk 3.000 tanaman dengan areal 1.500 m2.

Oleh Erwin Tambunan
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • BUDI DAYA
    Revitalisasi di Babel kurang jalan
  • Riaupulp produksi listrik dari getah kayu
  • 75.047 Ha tanaman padi gagal panen
  • Penerapan aturan mutu perikanan mundur