Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 21/07/2008

BUDI DAYA
Pendiri Pinsar Unggas wafat

JAKARTA: Sektor usaha perunggasan kehilangan tokoh nasional. Toto Karyoto, yang dikenal sebagai pendiri Pusat Informasi dan Pemasaran (Pinsar) Unggas, tutup usia pada Sabtu lalu.

Purnawirawan marinir berusia 73 tahun yang menggeluti usaha peternakan ini berjasa di bidang terkait karena upayanya memelopori pendirian Pinsar yang akhirnya menjadi asosiasi perunggasan terbesar di Indonesia.

"Sekitar 1980, harga ayam gonjang-ganjing karena tidak ada lembaga informasi. Peternak selalu dibohongi tengkulak, harga bibit ayam dan pakan selalu tinggi, sementara harga ayam rendah," kata Hartono, Ketua Harian Pinsar Unggas.

Karena itu pada Juni 1981, lanjutnya, almarhum mendirikan Pinsar, sekaligus menjabat sebagai ketua organisasi yang pertama. Kini, tambahnya, Pinsar telah menjadi lembaga informasi produk unggas di dalam negeri untuk menjamin keterbukaan informasi pasar.

Toto, yang dianugerahi sebagai Bapak Perunggasan, disemayamkan di Rumah Duka Husada Jakarta untuk dikremasi hari ini. (Bisnis/arh)

bisnis.com

Berita Lain