Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 19/08/2008

BUDI DAYA
Indonesia tuan rumah konferensi penyu

JAKARTA: Konferensi penyu negara-negara di kawasan Samudera Hindia dan Asia Tenggara, Indian Ocean and South East Asia (IOSEA) Marine Turtle Memorandum of Understanding, digelar di Bali kemarin dan dijadwalkan selesai 23 Agustus mendatang.

Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau Kecil (KP3K) Departemen Kelautan dan Perikanan Syamsul Ma'arif mengatakan konferensi ini digelar untuk menegaskan kembali komitmen negara-negara terkait dalam konservasi penyu.

Setidaknya sekitar 6 jenis penyu kini dalam masuk dalam konservasi itu karena terancam punah menyusul habitat spesies ini yang terganggu kehidupan manusia.

"Penyu adalah mahluk hidup yang terlindungi. Dalam UU Konservasi dan UU Perikanan pun dijelaskan bahwa penyu masuk dalam kategori fauna yang terancam punah. Karena itu terlarang untuk diperdagangkan," kata Syamsul pekan lalu.

Penurunan populasi penyu, lanjutnya, sudah tampak di beberapa lokasi pembiakan (nesting site) di sejumlah pulau di dalam negeri. Karena itu, tegasnya, pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperketat konservasi terhadap penyu. (Bisnis/arh)

bisnis.com

Berita Lain

  • BUDI DAYA
    2,7 Juta ha DAS direhabilitasi
  • BUDI DAYA
    PTPN III boyong gelar Karet Award
  • BUDI DAYA
    Perikanan kekurangan penyuluh
  • Industri sawit dalam alam krisis