Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 20/08/2008
BUDI DAYA
Pemerintah perluas lahan kedelai
MALANG: Untuk menekan kedelai impor dan dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi skala nasional, pemerintah pada 2009 berencana memulai perluasan lahan baru untuk menanam kedelai secara nasional hingga mencapai minimal 1 juta hektare.
Surtato Alimoeso, Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Departemen Pertanian, mengatakan saat ini luas lahan kedelai di Indonesia baru mencapai 600.000 hektare. Lahan seluas itu, belum bisa mencukupi kebutuhan kedelai dalam negeri yang hingga 2007 sebanyak 2,06 juta ton.
Sementara itu, produksi kedelai dalam negeri hanya sebanyak 0,59 juta ton, sehingga untuk mencukupi kebutuhan pemerintah terpaksa harus mengimpor dari AS sekitar 1,2 juta ton.
Perluasan lahan tanam kedelai secara nasional itu dilakukan di sejumlah daerah yang potensial seperti Sumatra, Kalimantan, Maluku, hingga Papua.
Untuk perluasan area tanam tersebut pemerintah akan memanfaatkan lahan Perhutani yang selama ini pemanfaatannya belum maksimal. Di antaranya adalah lahan hak pengelolaan hutan (HPH) yang mangkrak dan kosong karena tidak tergarap. (Bisnis/k25)
bisnis.com
Berita Lain
- BUDI DAYA
DPR kecewa soal pupuk - BUDI DAYA
China minati industri biodiesel - Industri sawit dalam alam krisis
- Mampu ekspor 3 juta ton
RI incar pasar jagung di Malaysia & Taiwan - Areal kebun sawit ditambah 300.000 ha