Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 20/08/2008

BUDI DAYA
Indonesia tegaskan konsep sawit lestari

JAKARTA: Departemen Pertanian berkomitmen mengembangkan pembangunan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan untuk menjamin produksi minyak sawit mentah (CPO) yang lestari.

Dirjen Perkebunan Achmad Mangga Barani menegaskan perangkat hukum untuk perkebunan sudah siap guna mendukung penyelenggaraan pembangunan sektor hulu kelapa sawit secara berkelanjutan.

"Pemerintah telah menerapkan peraturan dan perundangan untuk itu. Di samping itu, Menteri Pertanian Anton Apriyantono juga sudah mengeluarkan surat edaran kepada pemerintah daerah untuk menghentikan sementara pemanfaatan lahan gambut untuk pembangunan kelapa sawit," tegasnya baru-baru ini.

Selain itu, Achmad menegaskan Indonesia juga telah siap menerima konsep Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menyusul persetujuan RSPO Indonesia Liasion Officer untuk prinsip dan kriteria RSPO di dalam negeri.

Sebagai produsen CPO terbesar di dunia sebesar 17,37 juta ton minyak sawit mentah, Indonesia kini mengelola 6,78 juta hektare. Kebun sawit mempunyai peran penting sebagai penyumbang devisa negara.(Bisnis/arh)

bisnis.com

Berita Lain

  • BUDI DAYA
    2,7 Juta ha DAS direhabilitasi
  • BUDI DAYA
    PTPN III boyong gelar Karet Award
  • BUDI DAYA
    Perikanan kekurangan penyuluh
  • Industri sawit dalam alam krisis