Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 21/08/2008

BUDI DAYA
Jutaan tanaman Gerhan telantar

MUARA TEWEH: Sebanyak sejuta lebih pohon dari berbagai jenis yang ditanam melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (Gerhan) pada 2004 sampai 2007 di Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah (Kalteng) telantar.

"Jutaan pohon yang ditanam masyarakat masih tumbuh, tetapi tidak pernah dipelihara," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Barut Iwan Fikri di Muara Teweh, kemarin.

Program Gerhan untuk merehabilitasi lahan kritis di luar kawasan ketika itu menggunakan pola penanaman dilakukan warga masyarakat atau petani seluas 1.618 hektare tersebar di Kecamatan Teweh Tengah, Lahei, Gunung Timang dan Montallat.

Realisasi penanaman di kawasan lahan reboisasi dan hutan rakyat dengan jenis pohon karet (latek), gaharu, cempedak, getah nyatu, meranti dan durian. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • 60% Pupuk bersubsidi bocor
  • BUDI DAYA
    Penyuluh pertanian RI diminati
  • BUDI DAYA
    Koperasi tani bisa salurkan pupuk
  • BUDI DAYA
    Nilai tukar petani merosot