Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 04/09/2008

BUDI DAYA
Revitalisasi di Babel kurang jalan

PANGKALPINANG: Kegiatan revitalisasi perkebunan di Bangka Belitung (Babel) kurang berjalan optimal akibat petani belum memiliki sertifikat atas lahan mereka.

"Sertifikat diperlukan dalam mengurus kredit sebagaimana disarankan bank yang ditunjuk. Petani punya komitmen mengurus, tetapi terkendala harus mengeluarkan biaya kepengurusannya," ujar kepala bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, Zamdari, di Pangkal Pinang, kemarin.

Dari hasil pendataan, ada sebanyak 2.374 petani yang mendapatkan bantuan kredit melalui program revitalisasi perkebunan itu sebesar Rp27 juta/hektare untuk tanaman sawit dan Rp23 juta/hektare untuk tanaman karet.

Jumlah petani yang sudah mendapatkan kredit datanya, menurut Zamdari, belum dilaporkan bank, tapi kisarannya masih 5%-10%. Petani di daerah itu belum memiliki biaya untuk keperluan pengurusan sertifikat itu.

Atas dasar itu, dia meminta, agar bank bisa mencairkan pinjaman dengan surat bukti lahan kebun dan setelah dana cair sertifikat akan diurus. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • BUDI DAYA
    2,7 Juta ha DAS direhabilitasi
  • BUDI DAYA
    PTPN III boyong gelar Karet Award
  • BUDI DAYA
    Perikanan kekurangan penyuluh
  • Industri sawit dalam alam krisis