Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

BUDI DAYA
Perkuat pertanian & industri primer

MANADO: Badan Pusat Statistik (BPS) menyarankan pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memperkuat pertanian dan industri primer guna menahan laju inflasi sebagai dampak krisis ekonomi global.

"Pertanian dan industri primer akan mampu menepis dampak krisis ekonomi global," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Jasa Bangun, di Manado, kemarin.

Perhatian terhadap pertanian dan industri primer, kata Jasa, masyarakat akan memperoleh bahan kebutuhan pokoknya dengan mudah, dengan demikian maka gejolak harga dapat dieliminasi.

"Dalam catatan inflasi untuk Sulut, maka bahan makanan tetap menjadi momok, ketika terjadi kenaikan harga pasti diikuti inflasi cukup tinggi, untuk itu penting menjaga ketersediaan dengan pengembangan pertanian lebih intensif," kata Jasa.

Demikian juga dengan industri primer, dengan produksi tersedia secara cukup maka kita tidak membutuhkan produk impor, sebab dalam kondisi krisis harga barang kemungkinan akan menjadi makin mahal. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • BUDI DAYA
    2,7 Juta ha DAS direhabilitasi
  • BUDI DAYA
    PTPN III boyong gelar Karet Award
  • BUDI DAYA
    Perikanan kekurangan penyuluh
  • Industri sawit dalam alam krisis