Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Agribisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 02/12/2008

BUDI DAYA
Nilai tukar petani merosot

JAKARTA: Nilai tukar petani (NTP) selama Oktober 2008 merosot hingga 2,45% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 101,69%.

Badan Pusat Statistik (BPS) ketika menyampaikan perkembangan nilai tukar petani menyebutkan NTP petani secara nasional pada Oktober 2008 hanya 99,20%.

"Penurunan NTP ini disebabkan terjadinya penurunan harga hasil produksi pertanian, di sisi lain harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian naik," kata Kepala BPS Rusman Heriawan, kemarin.

Meskipun demikian, tambahnya, dari hasil pemantauan BPS di 32 provinsi di Indonesia tersebut terdapat kenaikan NTP di tujuh provinsi, sedangkan 25 lainnya mengalami penurunan. (Bisnis/msb)

bisnis.com

Berita Lain