Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 17/05/2008

UT rancang akuisisi dengan dana pinjaman

JAKARTA: PT United Tractors Tbk akan mengandalkan pinjaman untuk mengakuisisi perusahaan tambang, yang diproyeksikan akan direalisasikan pada tahun ini.

Direktur United Tractor Gidion Hasan mengungkapkan pihaknya berencana akan menjadi pemegang mayoritas saham perusahaan pertambangan yang akan diakuisisi itu.

"Namun, sejauh ini kami belum bisa mengatakan perusahaan yang akan kami beli. Kami akan menggunakan dana dari perbankan untuk membeli perusahaan tambang itu," katanya di sela-sela RUPS perseroan kemarin.

Adapun, nilai perusahaan tambang batu bara yang akan dibeli, kata Gidion, diperkirakan di atas harga perusahaan tambang batu bara yang diakuisisi pada awal tahun ini, yaitu PT Tuah Turangga Agung sebesar US$115 juta.

Sejauh ini perseroan telah memiliki fasilitas kredit dari sejumlah bank dengan plafon sebesar US$450 juta. Dari jumlah itu, yang sudah terpakai sekitar 30% atau sekitar US$135 juta.

"Karena itu, kalau kami mengajukan pinjaman di bank, kami akan bisa mendapatkannya dengan cepat, karena ada ruang yang masih bisa dimanfaatkan," tuturnya.

Melalui akuisisi tambang, perseroan menargetkan bisa menggenjot produksi batu bara, dengan pertumbuhan hingga 10 juta ton per tahun.

Tahun ini perseroan akan mengalokasikan US$200 juta untuk belanja modal. Dari jumlah itu, sebesar US$30 juta akan dipakai untuk divisi distribusi alat berat, dan sisanya sebesar US$170 juta akan dialokasikan untuk anak perusahaan PT Pamapersada Nusantara.

Oleh Bambang P. Jatmiko
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Masa efektif penawaran umum dipersingkat
  • Energi Mega segera raih pinjaman
  • Bapepam belum restui tender offer Indosat
  • REKOMENDASI SAHAM