Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 09/07/2008

Destinasi siapkan dana internal Rp40 miliar akuisisi dua perusahaan

JAKARTA: PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk siap merogoh kocek Rp40 miliar dari kas internal untuk mengakuisisi dua perusahaan pariwisata di Thailand dan Malaysia.

Managing Director Destinasi Rocky W. Praputranto mengatakan perseroan berencana menggunakan 50% dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) Rp43 miliar untuk membuka dua kantor cabang di luar negeri dan dua kantor lagi di Indonesia bagian timur.

Pembukaan dua kantor cabang di luar negeri yakni di Thailand dan Malaysia itu melalui akuisisi terhadap perusahaan yang sudah beroperasi. "Dengan cara akuisisi, kami lebih mudah mengoperasikannya karena operasional perusahaan di sana berbeda dengan di Indonesia," tuturnya di sela-sela pencatatan perdana saham Destinasi, kemarin.

Dia menjelaskan melalui akuisisi, Destinasi akan menguasai mayoritas saham sebuah perusahaan pariwisata di Thailand, sedangkan untuk perusahaan Malaysia hanya 30%-40%.

Target akuisisi


Perusahaan target akuisisi di Malaysia, katanya, mengerucut menjadi dua, salah satunya merupakan perusahaan yang tercatat di bursa saham Malaysia. "Sepertinya kami akan memilih membeli perusahaan terbuka karena pembicaraannya lebih 'nyambung'," ujarnya.

Dia optismistis Destinasi bisa menuntaskan kesepakatan akuisisi terhadap dua perusahaan asing itu pada tahun ini. Namun, dia menolak memerinci lebih jauh.

Pada perdagangan perdananya kemarin, saham Destinasi yang berkode PDES ditutup meroket 70% atau Rp140 ke level Rp340, ditengah penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 24,84 poin atau 1,08% ke level 2.278,97.

Saham PDES dibuka melonjak Rp90 ke level Rp290, atau 45% lebih tinggi dibandingkan dengan harga perdana Rp200. Perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk membiayai akuisisi.

Oleh Pudji Lestari
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • EKSPOSE
    NISP tambah modal OCBC
  • EKSPOSE
    Peringkat obligasi XL AA
  • Mencermati laju bisnis minyak AKR
  • PREDIKSI
    Hindari tekanan, pemodal pilih saham lapis kedua