Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 09/07/2008

Harga rata-rata tertinggi dipakai di aturan tender offer

JAKARTA: Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) kemungkinan mengubah harga penawaran tender menjadi harga rata-rata tertinggi dalam 90 hari terakhir dari semula harga tertinggi sebelum pengumuman dalam revisi Peraturan Bapepam-LK No. IX. F.1.

"Tampaknya kami cenderung akan mengubah harga penawaran tender dalam Peraturan IX.F.1 tentang Penawaran Tender menjadi harga rata-rata tertinggi," ujar Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Bapepam-LK M. Noor Rachman, kepada Bisnis, kemarin.

Dia mengatakan otoritas pasar modal cenderung memilih harga rata-rata tertinggi dalam revisi peraturan tentang penawaran tender tersebut karena langkah itu dinilai lebih menimbulkan kepastian dan cenderung lebih aman dari 'permainan' harga.

Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu mengusulkan agar harga yang ditetapkan Bapepam-LK dalam Peraturan No. IX. F. 1 tentang Penawaran Tender tersebut mengikuti pergerakan harga saham sesuai dengan pergerakan alami dalam suatu periode.

"Kami mengusulkan agar harganya biasa saja, misal diumumkan dalam satu pekan akan diadakan penawaran tender sukarela, maka harga saham mengikuti pergerakan harga hari ini ditutup berapa, besoknya lagi berapa," tegasnya.

Bapepam-LK juga segera meminta masukan sejumlah pakar hukum dan pakar pasar modal terkait dengan revisi Peraturan Bapepam-LK No. IX. F. 1.

Oleh Sylviana Pravita R.K.N.
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • REKOMENDASI
    Optima Securities:
  • REKOMENDASI
    Trimegah Securities:
  • REKOMENDASI
    Indosurya Securities:
  • Bursa tak restui rencana Bumi terbitkan MTN
  • CP Prima rights issue hindari default
  • Permintaan MTN Bumi US$200 juta
  • Joint venture PT KA & PTBA terganjal pajak
  • REKOMENDASI
  • Bursa Efek Indonesia pangkas batas perdagangan Antaboga
    Pemilik lama Bank Century diduga terlibat