Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 18/07/2008

Penjualan Astra Agro naik

JAKARTA: Penjualan PT Astra Agro Lestari Tbk pada semester I/2008 diperkirakan melonjak hampir dua kali lipat menjadi Rp4,41 triliun dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu Rp2,39 triliun.

Peningkatan kinerja ini didorong oleh kenaikan harga dan volume penjualan CPO. Dalam laporan berkalanya, Astra Agro melaporkan penjualan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) perseroan pada kurun Januari-Juni meningkat 19,6% menjadi sebanyak 476.909 ton dari sebelumnya 398.787 ton.

Harga jual rata-rata CPO yang dibukukan perseroan pun melonjak 58,9% menjadi Rp8.299 per kg dari sebelumnya Rp5.222. Di samping itu, volume penjualan kernel perseroan naik 20,5% menjadi 80.679 ton dari periode sebelumnya 66.957 ton. Harga jual kernel tercatat melesat 68,5% dari Rp2.622 per kg menjadi Rp4.418 per kg.

Pada saat yang sama, penjualan produk turunan dari kernel seperti palm kernel oil (PKO) dan palm kernel expeller (PKE) juga naik, di mana harga jual bahkan tumbuh melampaui produk utamanya.

Pada semester I tahun ini, emiten itu mampu membukukan kenaikan volume penjualan PKO sebesar 49,6% dari 5.351 ton menjadi 8.005 ton, sedangkan penjualan PKE naik 31,9% dari 8.344 ton menjadi 11.008 ton.

Dari segi harga, harga jual PKO tumbuh 81,9% menjadi Rp10.599 per kg dari sebelumnya Rp5.826 per kg, sedangkan harga jual PKE naik 71,6% dari Rp539 per kg menjadi Rp925 per kg.

Dengan menggunakan data harga dan volume tersebut, Astra Agro diperkirakan dapat mengantongi penjualan senilai Rp4,41 triliun atau naik 84% dari perolehan semester I/2007 yang sebesar 2,39 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari penjualan CPO, yang pada semester I/2008 diperkirakan Rp3,96 triliun.

"Peningkatan kinerja ini didukung oleh bertambahnya jumlah tanaman produktif dan juga cuaca yang lebih bersahabat dibandingkan dengan cuaca pada tahun lalu," kata Head of Investor Relations Astra Agro Tjahyo Dwi Ariantono kepada Bisnis, kemarin.

Oleh Pudji Lestari
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • 'Pelanggaran di bursa berjangka didominasi nonsistem'
  • Infoasia tak siapkan dana cadangan
  • Gozco Plantations cari pinjaman Rp500 miliar
  • Harga murah, Bumi buyback saham
  • REKOMENDASI
  • Mitra gaet Ancora tutup akuisisi Apexindo
  • PORTOFOLIO
    Gandum sentuh level terendah
  • PORTOFOLIO
    Gula terdesak penguatan dolar AS
  • Sierad Produce segera integrasi bisnis hulu-hilir