Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 19/07/2008
Koreksi harga minyak kembali gerus indeks
IHSG cetak rekor koreksi terpanjang
JAKARTA: Indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 26,58 poin (1,2%) ke level 2.141,14, mencatat koreksi pekanan sebanyak enam kali atau yang terpanjang selama 16 tahun terakhir.
Koreksi terjadi mengikuti penurunan harga minyak mentah dunia di bawah US$130 per barel. Harga kontrak pengiriman Agustus anjlok 4% menjadi US$129,29 per barel di New York.
"Banyak uang yang telah ditanam di pasar komoditas. Seiring dengan menurunnya jaminan aset investasi , masuk akal jika pelaku pasar memilih keluar," tutur analis riset ABN Amro Daphne Roth, dikutip Bloomberg, kemarin.
Perlambatan ekonomi yang sedang terjadi, lanjutnya, dikhawatirkan tidak hanya melanda AS. Jatuhnya harga minyak mentah dunia menimbulkan sentimen negatif karena mengindikasikan perekonomian global jatuh lebih parah dari ekspektasi semula.
Analis PT Paramitra Alfa Sekuritas Gina Novrina Nasution mengatakan pelaku pasar masih panik melihat penurunan harga minyak mentah, dan meresponsnya dengan aksi jual.
"Koreksi ini terjadi karena investor panik melihat penurunan harga minyak mentah dunia, apalagi di tengah penerapan domestic market obligation (DMO) baru terhadap industri batu bara," tuturnya kepada Bisnis, kemarin.
Anjloknya harga minyak mentah dunia mengundang spekulasi merosotnya permintaan batu bara sebagai energi alternatif. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kemarin terkoreksi Rp450 atau 7,1%, ke level harga terendah sejak 15 April sebesar Rp5.900.
The Fed mengirim sinyal negatif ke pasar terkait dengan kenaikan risiko perlambatan ekonomi dunia dan inflasi tinggi di AS.
Bursa regional tercatat juga melemah. Indeks Morgan Stanley Capital (MSCI) Asia pasifik anjlok 1,1% ke level 129,42. Sepanjang pekan ini, indeks kawasan melemah 3,1%.
Bursa lain yang turun bersamaan dengan IHSG di antaranya adalah indeks Seoul (turun 1,02%), KOSPI (turun 1,04%), dan STI Singapura (turun 0,19%). (arif.gunawan@bisnis.co.id)
Oleh Arif Gunawan S.
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Asuransi umum jajaki merger
- Sierad Produce segera integrasi bisnis hulu-hilir
- Texmaco dicoret dari bursa bulan depan
- Boby Nazif jadi komisaris Telkom
- BI minta bank tidak umbar kredit