Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 19/07/2008

Astra Graphia tuntaskan akuisisi SAT

JAKARTA: PT Astra Graphia Tbk segera menguasai seluruh saham PT SCS Astragraphia Technologies (SAT) setelah mengakuisisi saham milik Singapore Computer Systems Limited dalam SAT.

Astra Graphia akan mengakuisisi sebanyak 39.269 saham atau 50,99% saham SAT yang dimiliki oleh Singapore Computer Systems dengan nilai transaksi Rp89,99 miliar.

Sebelum akuisisi ini perseroan telah memegang sebanyak 37.730 saham yang mewakili 49% dari modal disetor SAT. Dengan demikian, pasca akuisisi perseroan akan menguasai 99,99% saham SAT.

Perseroan akan menyisakan sebanyak 1 saham untuk dibeli oleh Internel Nusaperdana, perusahaan lain, agar persyaratan yang digariskan dalam UU NO.40/2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 7 terpenuhi. UU tersebut mensyaratkan suatu perseroan terbatas dimiliki minimal oleh dua pemegang saham.

Corporate Secretary Astra Graphia Susy H Widjaja mengatakan dengan akuisisi kini perseroan dapat mengonsolidasikan kinerja SAT ke dalam laporan keuangan perseroan.

Selain itu, akan lebih mudah bagi perseroan untuk mengelola dan mengendalikan SAT. Namun, dia tidak dapat memerinci dampak dari akuisisi tersebut terhadap kinerja perseroan.

"Saya belum bisa menyebutkan target kinerja di masa datang, yang jelas kinerja Astra Graphia kami harapkan meningkat," tuturnya, kemarin.

Akuisisi diharapkan tuntas pada bulan depan setelah mendapat persetujuan pemegang saham Astra Graphia dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 20 Agustus.

Menurut penilai independen PT Zodiac Perintis, nilai akuisisi itu wajar karena nilai pasar wajar 50,99% saham SAT berkisar antara Rp86,51 miliar dan Rp96,91 miliar.

Kas internal


Susy mengatakan seluruh dana akuisisi akan berasal dari kas internal. SAT merupakan penyedia jasa layanan terpadu yang menawarkan solusi lengkap untuk infrastruktur teknologi informasi (TI), integrasi sistem, solusi bisnis hingga penyedia jasa TI outsourcing. SAT menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah vendor multinasional seperti Cisco, SUN, HP, Dell, IBM, Ericsson, Marconi, Microsoft, Oracle, dan SAP.

Per 31 Maret 2008, SAT membukukan pendapatan bersih sebesar Rp75,34 miliar dan laba bersih Rp1,45 miliar, sedangkan untuk per 31 Desember 2007 pendapatan yang berhasil dikantongi tercatat Rp366,49 miliar dan laba bersih Rp11,67 miliar.

Pendapatan bersih SAT pada kuartal I/2008 itu mencerminkan seperempat penjualan bersih Astra Graphia yang sebesar Rp184,01 miliar, dan penjualannya sepanjang tahun lalu hampir separuh dari penjualan bersih Astra Graphia yang mencapai Rp725,58 miliar. Adapun laba bersih Astra Graphia pada kuartal I/2008 senilai Rp20,36 miliar.

Terkait dengan upaya perseroan dalam mencari pinjaman bank senilai Rp200 miliar, Susy mengatakan sedang diproses.

"Masih terus dijajaki, tetapi jumlahnya mungkin nanti akan menyesuaikan dengan kebutuhan kami."

Oleh Pudji Lestari
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Mengunduh hasil integrasi bisnis Indofood
  • REKOMENDASI
  • Samudera raih kredit Rp500 miliar
  • Indosat genjot belanja modal jadi US$1,4 miliar