Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 21/08/2008

REKOMENDASI

Millenium Danatama Sekuritas

IHSG ditutup menguat 27 poin yang ditopang saham berbasis komoditas karena naiknya harga minyak.  Belum adanya sentimen positif yang lain sehingga indeks masih sensitif dengan arah pergerakan harga minyak atau harga komoditas.  Indeks diperkirakan bergerak di kisaran 2020-2080.

Optima Securities


Indeks rebound 27 poin ke posisi 2.069 di tengah bursa regional yang mixed di picu sektor pertambangan disusul perkebunan. Saham BUMI dan BNBR menjadi katalis kenaikan indeks setelah ada kejelasan mengenai status kepemilikan keduanya. Indeks berpeluang kembali naik didorong sektor perkebunan karena harga CPO kembali mengalami rebound. Indeks diperkirakan mendekati level 2.100 dengan range pergerakan 2.050-2.090 dengan pilihan saham: BUMI, LSIP, AALI, BNBR, dan UNSP.

Trimegah Securities:


Momentum penguatan meredanya gejolak harga minyak dunia dan minimnya sentimen negatif mendorong pergerakan penguatan IHSG untuk bergerak pada area datar dengan basis support 2.050. Berkurangnya tekanan jual pada beberapa saham unggulan memberikan indikasi terbukanya peluang untuk penguatan pada perdagangan hari ini, untuk selanjutnya bergerak di kisaran 2.050-2.120.

Panin Sekuritas:


Investor diindikasikan melakukan aksi beli terhadap saham pertambangan, energi, dan perkebunan yang telah oversold. Seperti diketahui, saham berbasis komoditas dalam beberapa pekan terakhir bergerak melemah. Hal tersebut berdampak terhadap melemahnya IHSG yang pergerakannya dipengaruhi oleh sentimen dari harga komoditas dunia (minyak bumi dan batu bara). Kami melihat IHSG saat ini masih berada dalam downtrend untuk jangka pendek dan menengah. Masih terbuka peluang untuk trading pada saham pertambangan yang oversold. Kisaran support-resistance 2.042-2.097.

Disclaimer

Keputusan untuk melakukan transaksi jual, beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham dan harian Bisnis Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil, dengan mengacu pada rekomendasi saham di kolom ini. Dalam melakukan investasi, pembaca membuat penilaian independen.

bisnis.com

Berita Lain

  • BEI incar dual listing tahun depan
  • Radiant cari kredit Rp300 miliar
  • Berkat akuisisi, saham BII terkuat di LQ-45
  • Darya Varia incar pertumbuhan 50%
  • PREDIKSI
    Pasar tunggu BI Rate turun
  • 'Privatisasi Kliring Berjangka Indonesia belum waktunya'
  • CPO tertekan harga minyak yang rendah
  • PORTOFOLIO
    Kenaikan cadangan pukul aluminium
  • 'Waktunya jual emas dan beli platina'