Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 29/08/2008
Ratu Prabu jajaki obligasi US$150 juta
JAKARTA: PT Ratu Prabu Energy Tbk berencana menerbitkan obligasi global senilai US$150 juta untuk mendukung ekspansi bisnis minyak dan gas perseroan.
Rencananya, penerbitan obligasi tersebut direalisasikan pada Oktober 2008.
Presiden Direktur Ratu Prabu Bur Maras mengatakan perseroan berupaya mengoptimalkan kapasitas produksi sumur minyak sehingga diperlukan work over dan pengeboran baru.
"Nilai investasi ditaksir mencapai US$ 150 juta dan pelaksanaan akan dimulai Oktober," ujarnya kemarin.
Direktur Keuangan Ratu Prabu Gemilang Zaharin menargetkan kinerja keuangan akhir 2008 dapat melonjak sekitar 100% dibandingkan dengan kinerja tahun lalu, menyusul peningkatan kapasitas produksi minyak dan gas.
Produksi migas perseroan diharapkan naik setelah selesainya akuisisi perusahaan migas, PT Bangadua Petroleum di Jatibarang, Cirebon pada Oktober 2007.
Saat ini kapasitas Bangadua Petroleum mencapai lebih dari 2 juta kaki kubik per tahun. "Kapasitas produksinya akan ditingkatkan hingga 10-15 juta kaki kubik per tahun. Kami yakin, pendapatan hingga akhir tahun naik tajam setelah digabung dengan total produksi perseroan," kata Bur Maras.
Produksi migas perseroan kini mencapai 1.300-1.400 barel per hari yang terdapat di daerah Arab, Raja, dan Dewa yang semuanya berlokasi di Sumatra Selatan.
Guna memproduksi migas tersebut, perseroan bekerja sama dengan PT Pertamina melalui joint operation body (JOB). "Kami juga masih menjajaki akuisisi beberapa ladang migas di wilayah Sumatra dan Irian," tutur Bur Maras.
Prabu Ratu Energy menguasai 75% saham Bangadua Petroleum, sisanya perusahaan Kanada, dan perorangan. Nilai akuisisi mencapai US$15 juta. Pendanaan bersumber dari internal dan perbankan.
Hingga semester I/2008, perseroan membukukan pendapatan Rp347,64 miliar dan laba usaha Rp167,07 miliar. Sedangkan laba bersih tercatat Rp150,18 miliar.
Guna meningkatkan kinerja keuangan dan kegiatan jasa, perseroan berniat membeli dua unit drilling rig baru dari Amerika Serikat senilai US$ 35 juta.
Sebagian besar dana diperoleh dari bank, sisanya internal perusahaan. "Selain digunakan sendiri, kami juga menyewakan rig tersebut kepada perusahaan migas. Sebab, permintaan masih cukup besar."
Ratu Prabu kini menguasai 78,36% saham Rabu Prabu Energy. Sisanya dimiliki investor publik baik lokal maupun asing.
Perseroan saat ini memiliki dua gedung perkantoran di wilayah TB Simatupang, yaitu Ratu Prabu I dan II. "Kami juga ingin membangun apartemen dan hotel berbintang," paparnya.
Oleh Sylviana Pravita R.K.N.
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- REKOMENDASI
Panin Sekuritas: - REKOMENDASI
Optima Securities: - REKOMENDASI
Millenium Danatama: - REKOMENDASI
Indosurya Securities: - Tugu Pratama lepas 30% saham ke pasar tahun ini