Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 30/08/2008

Indo Acidatama tunda bentuk anak usaha

JAKARTA: PT Indo Acidatama Tbk menunda pembentukan anak usaha yang menggarap bisnis bioetanol.

Direktur Utama Indo Acidatama Budhi Moeljono mengatakan perseroan sedang menjajaki mitra bisnis untuk meneruskan rencana pembentukan perusahaan patungan yang bergerak dalam bidang bioetanol.

"Yang jelas pembentukan anak perusahaan itu belum bisa tahun ini, dan kami menargetkan bisa dilakukan tahun depan. Untuk sementara kami akan fokus pada pabrik yang sudah ada," tuturnya kepada Bisnis kemarin.

Pembentukan anak perusahaan baru itu untuk mendukung ekspansi bisnis perseroan di bidang agrokimia. "Indo Acidatama tidak mungkin lagi menjalankan bisnis baru ini. Pembentukan perusahaan patungan lebih menghemat biaya."

Dia menuturkan pembangunan pabrik bioetanol diperkirakan menelan dana sebesar US$25 juta-US$30 juta membengkak dari yang perkiraan sebelumnya sebesar US$16,25 juta.

Dia memperkirakan bisnis bioetanol mengalami perkembangan yang pesat seiring dengan besarnya permintaan produk tersebut. Rencananya, tutur dia, ekspansi dilakukan di wilayah Lampung dan Sumatra Selatan.

Budhi optimistis harga bioetanol akan memiliki pasar yang bagus seiring dengan semakin mahalnya harga bahan bakar minyak.

Di Indonesia, produsen etanol masih terbatas sehingga sangat berpeluang guna mengembangkan industri ini.

"Perusahaan-perusahaan lain memang banyak yang ekspansi ke bisnis ini, namun kami akan melakukannya jika pembicaraan dengan mitra bisnis kami sudah selesai. Kemungkinan besar akan dimulai tahun depan," tuturnya.

Harga saham Indo Acidatama kemarin ditutup di posisi Rp189 per saham, atau turun 3,57% dari penutupan hari sebelumnya, Rp196 per saham. 

Oleh Bambang P. Jatmiko
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • PREDIKSI
    IHSG mengekor bursa regional
  • Global Mediacom masuki bisnis sewa satelit
  • REKOMENDASI
  • 3 Broker berlomba jadi anggota bursa
  • PLN pangkas obligasi jadi Rp1,5 triliun
  • Bakrie Telecom jual menara
  • Elnusa raih kontrak US$404,5 juta
  • Medco revisi target investasi US$3 miliar
  • PREDIKSI
    Pemodal tunggu berita positif di bursa