Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 05/09/2008

IMBAL HASIL
Filipina perbesar obligasi global

MANILA: Pemerintah Filipina akan memperbesar penerbitan surat utang global hingga tiga kali lipat menjadi US$1,5 miliar pada 2009, karena negara itu berencana meningkatkan pinjaman luar negeri untuk mendanai berbagai belanja negara.

Sekretaris Keuangan Filipina Gary Teves dalam de-ngar pendapat dengan legislatif mengatakan pemerintah juga akan mencari pinjaman multilateral. Kebijakan itu mendorong kenaikan pinjaman utang luar negeri tahun depan menjadi 115,6 miliar peso atau menjadi US$2,5 miliar dari 105,9 miliar peso pada 2008.

"Pinjaman luar negeri akan mendorong penguatan mata uang peso yang turun 11,7% terhadap dolar tahun ini," tuturnya.

Gubernur Bank Sentral Amando Tetangco mengatakan penurunan peso yang lebih cepat meningkatkan pembayaran utang luar negeri Filipina hingga 10% tahun ini dan tahun depan.

"Mungkin akan ada pemanis untuk obligasi dolar karena pemerintah menjualnya sangat kecil tahun ini," ujar Marcelo Ayes, senior vice president for treasury Rizal Commercial Banking Corp di Manila kemarin. (Bloomberg/rni)

bisnis.com

Berita Lain

  • PREDIKSI
    Indeks dibayangi koreksi saham bank
  • Qtel tender offer Indosat
    pekan ketiga Januari
  • Suspensi Sarijaya
    berpotensi diperpanjang
  • Divestasi Semen Kupang batal