Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 08/09/2008

PORTOFOLIO
Gula terdesak penguatan dolar AS

NEW YORK: Harga gula turun enam kali dalam tujuh sesi perdagangan sepanjang pekan lalu menyusul penguatan dolar AS.

Dolar AS menguat berturut-turut dalam tujuh sesi terhadap euro setelah bank sentral Eropa mempertahankan tingkat suku bunga yang dinilai tertinggi dalam tujuh tahun yakni 4,25%.

Penguatan mata uang AS itu membuat harga komoditas yang diperdagangkan di bursa Chicago dan New York lebih mahal apabila dibeli dengan menggunakan mata uang lain.

Akhir pekan lalu, harga gula untuk pengiriman Oktober di bursa Intercontinental (ICE) Futures AS turun 0,05 sen atau 0,4% menjadi 12,6 sen per pound. Dua hari sebelumnya, harga gula di bursa berjangka pertama di New York itu anjlok 10% yang merupakan level terendah sejak 26 Agustus. (Bloomberg/23)

bisnis.com

Berita Lain

  • Qtel tender offer Indosat pekan ketiga Januari
  • Keputusan Venezuela hangatkan minyak
  • REKOMENDASI
  • Akuisisi Bumi tergolong material
    Pemilik Fajar Sakti dan Pendopo adalah Grup Bakrie