Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Senin, 08/09/2008
Gozco Plantations cari pinjaman Rp500 miliar
JAKARTA: Emiten perkebunan, PT Gozco Plantations Tbk menjajaki pinjaman bank sebesar Rp500 miliar untuk mendukung akuisisi lahan sawit seluas 10.000 hektare senilai Rp800 miliar-Rp1 triliun.
Presiden Direktur Gozco Plantations Tjandra M. Gozali mengatakan perseroan telah menyiapkan dana dari kas internal sekitar Rp500 miliar untuk keperluan akuisisi kebun tersebut.
"Sehingga sisa kebutuhan dana akan kami cari dari bank. Untuk mencari kebutuhan dana sebesar itu kemungkinan tidak sulit, karena banyak bank yang siap memberikan pinjamannya," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Saat ini Gozco memiliki lahan seluas 60.000 hektare. Dari jumlah itu, 15.000 hektare sudah ditanami, dan sisanya seluas 45.000 hektare masih belum dikembangkan.
Khusus untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah Sumatra Selatan, perseroan memiliki lahan seluas 13.050 ha dengan lahan cadangan 5.417 ha, dan status izin lokasi 10.815 hektare.
Dengan tambahan lahan yang sudah berproduksi seluas 10.000 hektare, memungkinkan perseroan meningkatkan produksi minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/ CPO) menjadi 80.000 ton per tahun, dari sebelumnya 50.000 ton per tahun.
"Sebab kebun yang akan kami akuisisi itu sudah ditanami dan berproduksi, sehingga bisa memberi kontribusi langsung terhadap produksi CPO perseroan," tuturnya.
Perseroan, lanjut Tjandra, akan mengkaji target laba bersih yang ditetapkan sebesar Rp500 miliar hingga akhir tahun, akibat anjloknya harga komoditas CPO di pasaran.
Dia mengatakan perseroan tetap mencermati kondisi pasar komoditas untuk mengevaluasi target yang sebelumnya telah dipatok.
"Kami akan melihat dulu kondisi pasar CPO yang belakangan ini harganya menurun akibat anjloknya harga minyak bumi. Namun, kami belum menentukan perubahan target itu," ujarnya.
Beberapa waktu lalu, Gozco menggelar IPO untuk meraup dana sekitar Rp337,5 miliar. Sebanyak 45% dari aksi korporasi itu digunakan untuk membiayai pengembangan lahan seluas 30.000 hektare dan 20% untuk pengembangan lahan milik anak usahanya PT Golden Blossom Sumatra.
Oleh Bambang P. Jatmiko
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- REKOMENDASI
Panin Sekuritas: - REKOMENDASI
Optima Securities: - REKOMENDASI
Millenium Danatama: - REKOMENDASI
Indosurya Securities: - Tugu Pratama lepas 30% saham ke pasar tahun ini