Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

PORTOFOLIO
Kenaikan ekspor Brasil pukul gula

LONDON: Gula menyentuh harga terendah dalam empat bulan terakhir menyusul spekulasi pelemahan mata uang Brasil, produsen gula terbesar dunia, akan mendorong ekspor dan menambah pasokan.

Nilai tukar mata uang Brazil turun 6,3% dibandingkan dengan dolar AS pada perdagangan kemarin, yang merupakan level terendah sejak 1999. 

Gula rafinasi untuk pengiriman Maret turun US$2,5 atau 0,7% menjadi US$352,1 per ton pada pukul 11.10 waktu London.  Pada sesi awal perdagangan kemarin, kontrak pengiriman gula putih sempat mencapai US$350 per ton yang merupakan harga terendah sejak 5 Juni.  Dalam empat hari terakhir harga gula telah turun 12%.

Meski demikian, risiko penurunan harga yang lebih rendah diperkirakan tidak akan berlanjut karena pembeli dari Afrika dan Asia timur akan mencari pengganti pengiriman dari India, produsen gula terbesar kedua setelah Brasil. (Bloomberg/luz)

bisnis.com

Berita Lain

  • PREDIKSI
    IHSG mengekor bursa regional
  • Global Mediacom masuki bisnis sewa satelit
  • REKOMENDASI
  • 3 Broker berlomba jadi anggota bursa
  • PLN pangkas obligasi jadi Rp1,5 triliun
  • Bakrie Telecom jual menara
  • Elnusa raih kontrak US$404,5 juta
  • Medco revisi target investasi US$3 miliar
  • PREDIKSI
    Pemodal tunggu berita positif di bursa