Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 10/10/2008
Bapepam-LK: Harga penawaran tender Maybank Rp510 per saham
JAKARTA: Malayan Banking Berhad (Maybank) secara resmi kemarin melaporkan kepada otoritas pasar modal Indonesia akan menggelar penawaran tender saham PT Bank Internasional Indonesia Tbk mulai akhir bulan ini.
"Hari ini [kemarin] ada courtesy call antara Maybank dan saya. [Intinya] adalah melaporkan bahwa penawaran tender akan dilaksanakan dalam waktu dekat," ujar Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Ahmad Fuad Rahmany, kepada Bisnis, kemarin.
Bapepam-LK menggariskan penjualan saham BII di bawah harga penawaran tender, yaitu Rp510 dapat dilaksanakan sebelum penawaran tender Maybank atas saham publik BII dimulai.
Dia menuturkan harga penawaran tender kepada publik tetap dipatok di posisi Rp510, meski Maybank mengakuisisi BII pada di Rp433 per saham.
"Namun, bila ada yang ingin menjual di bawah harga Rp510 secara sukarela, bisa dilakukan sebelum penawaran tender untuk publik pada harga Rp510 dimulai," tandasnya.
Hal itu terkait dengan adanya kabar bahwa Maybank berencana membeli saham BII melalui pasar sebelum Bapepam-LK menyatakan efektif atas penawaran tender Maybank.
Berdasarkan data yang diperoleh Bisnis, Maybank berencana menggelar penawaran tender atas 13,8 miliar saham yang mewakili 28,22% saham yang diterbitkan BII.
Harga penawaran tender tersebut adalah Rp510 dan diharapkan penawaran tender dapat dilaksanakan pada 30 Oktober-28 November 2008.
Pada pekan ini, Maybank sepakat menambah kepemilikan Maybank sebesar 16% atas BII menjadi 72%.
Berdasarkan laporan Maybank kepada Bursa Efek Malaysia pekan ini, Maybank berencana membayar Rp433 per saham atau Rp3,44 triliun (US$360 juta) untuk tambahan kepemilikan itu.
Penambahan saham Maybank atas BII itu menjadikan total kepemilikan Maybank atas BII menjadi 72%. Maybank membeli 72% saham BII itu senilai US$1,6 miliar atau 5,52 miliar Ringgit.
Jumlah tersebut lebih rendah 987,2 juta ringgit dibandingkan dengan penawaran semula, di mana Maybank setuju membayar Rp510 per saham.
Pekan lalu, Maybank merampungkan akuisisi 55,6% saham BII pada harga diskon 15% dari kesepakatan semula setelah Temasek Holdings Pte dan Kookmin Bank memangkas harga itu.
Bank BUMN Malaysia seharusnya merampungkan pembelian 55,6% saham BII senilai US$1,5 miliar pada 26 September.
Oleh Sylviana Pravita R.K.N.
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- REKOMENDASI
Panin Sekuritas: - REKOMENDASI
Optima Securities: - REKOMENDASI
Millenium Danatama: - REKOMENDASI
Indosurya Securities: - Tugu Pratama lepas 30% saham ke pasar tahun ini