Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 11/10/2008
BEI periksa Danatama pekan depan
JAKARTA: Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memeriksa PT Danatama Makmur mulai Senin, pekan depan, sehubungan dengan kasus keterlambatan pembayaran transaksi saham oleh nasabahnya.
Direktur Perdagangan Saham dan Litbang Usaha BEI M. S. Sembiring mengatakan bursa akan memeriksa lebih lanjut Danatama setelah sekuritas tersebut menyelesaikan seluruh kewajibannya untuk transaksi yang terjadi pada tiga hari terakhir bursa yakni 26 dan 29 September serta 6 Oktober.
"Tadi saya dapat kabar seluruh transaksinya telah diselesaikan oleh Danatama pada hari ini untuk tiga hari transaksi," ujarnya seusai konferensi pers penutupan kembali perdagangan di BEI, kemarin.
Sembiring menambahkan nilai total transaksi itu sekitar Rp400 miliar. Transaksi pada 26 September bernilai sekitar Rp160 miliar, hari kedua pada 29 September sekitar Rp100 miliar, dan hari ketiga sekitar Rp150 miliar.
Khusus untuk penyelesaian transaksi pada 26 September mengalami keterlambatan karena nasabah telat menyetorkan uangnya pada saat jatuh tempo tiga hari setelah transaksi yakni pada 6 Oktober. "Saya tidak ingat persis angkanya, jadi tolong diperiksa lagi."
Dia menambahkan pemeriksaan yang akan dilakukan bursa mencakup pelaksanaan prosedur operasional standard (standard operational procedure/SOP). Menurut Sembiring, pemeriksaan ini penting untuk memastikan kejadian keterlambatan penyelesaian transaksi yang dialami Danatama tidak terulang lagi pada masa datang.
"Lamanya pemeriksaan akan tergantung dari banyaknya dokumen yang tersedia, kami belum bisa prediksikan. Sanksi baru akan diputuskan setelah hasil pemeriksaan didapat," jelasnya.
Ketika dikonfirmasi, Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hoesen menolak berkomentar. "Saya sedang rapat," ujarnya. Dia tidak menjawab pesan singkat yang dikirimkan Bisnis.
Sebelumnya, Dirut Danatama Houston Jusuf menjelaskan keterlambatan pembayaran itu terjadi karena nasabahnya membayar transaksi terkait pembelian kembali saham PT Bumi Resources Tbk dengan mata uang dolar AS.
Oleh Pudji Lestari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Tugu Pratama lepas 30% saham ke pasar tahun ini
- PORTOFOLIO
Multipolar berpotensi merugi - PORTOFOLIO
Peringkat Infoasia turun - PORTOFOLIO
Indo Kordsa cari pinjaman - PORTOFOLIO
Katarina Utama siap IPO