Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Bursa
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 19/11/2008
3 Broker berlomba jadi anggota bursa
JAKARTA: Tiga perusahaan efek akan bersaing menjadi anggota bursa dengan mengikuti lelang dua saham bursa dan surat persetujuan anggota bursa (SPAB) yang digelar awal bulan depan.
Direktur Perdagangan Fixed Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan Bursa Efek Indonesia (BEI) T. Guntur Pasaribu mengatakan ada empat perusahaan efek yang mendaftar menjadi peserta program lelang saham bursa.
Mereka adalah PT Evio Securities, PT Peak Securities, PT Monex Securities, dan anak usaha PNM Assets Management. Namun, menurut Guntur, PNM batal menjadi peserta lelang karena tidak lolos seleksi administrasi.
"Jadi ada tiga perusahaan efek yang akan mengikuti lelang untuk menjadi anggota bursa [AB]. Peraturan memang mensyaratkan lelang diikuti oleh perusahaan efek non-AB yang memenuhi sejumlah kriteria," tuturnya kepada pers saat ditemui di kantornya kemarin.
Guntur memaparkan kriteria administrasi yang dimaksud mengacu pada Peraturan BEI nomor III-A dan III-J. Isi peraturan tersebut a.l. direksi perusahaan efek telah memiliki lisensi pasar modal, perusahaan efek tersebut juga telah memenuhi modal disetor minimal, mempunyai sistem perdagangan jarak jauh, dan prosedur standar operasional.
Selain itu, perusahaan efek juga diwajibkan mempunyai modal kerja bersih disesuaikan dengan (MKBD) sebesar Rp25 miliar sesuai dengan peraturan Bapepam-LK nomor V.D.5.
Tiga perusahaan efek itu berhak mengikuti lelang saham bursa selama enam bulan terhitung sejak lelang pertama, yang akan digelar pada pekan pertama Desember.
Lelang ini digelar setelah PT Patalian Water Securindo dan PT United Asia Securities gagal menjual saham bursa yang dimilikinya dalam periode setahun sejak keanggotaan mereka dicabut otoritas bursa.
Oleh Pudji Lestari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Tugu Pratama lepas 30% saham ke pasar tahun ini
- PORTOFOLIO
Multipolar berpotensi merugi - PORTOFOLIO
Peringkat Infoasia turun - PORTOFOLIO
Indo Kordsa cari pinjaman - PORTOFOLIO
Katarina Utama siap IPO