Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ekonomi Global
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 18/07/2008
Merger dan akuisisi industri konsumer naik
JAKARTA: Aksi merger dan akuisisi (M&A) pada industri konsumer di dunia berdasarkan nilai transaksi semester I/2008 lebih cerah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni meningkat 6%.
Peningkatan 6% pada nilai transaksi merger dan akuisisi industri konsumer itu lebih baik dibandingkan dengan industri lain yang rata-rata anjlok 30% pada periode yang sama.
Berdasarkan data Mergermarket yang diterima Bisnis kemarin, sepanjang semester I tahun ini, transaksi seluruh aksi merger dan akuisisi pada industri konsumer mencapai US$293 miliar naik dari US$276 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Nilai transaksi M&A industri konsumer mencakup 18,2% dari total nilai kesepakatan seluruh industri dan 13,3% dari total jumlah kesepakatan (volume) sepanjang semester I/2008.
"Ini merupakan tanda bawah sektor consumer menjadi teraktif secara global menurut nilai transaksi," tulis Mergermarket, perusahaan peneliti aksi merger dan akuisisi yang merupakan bagian dari The Mergermarket Group, kemarin.
Namun, berdasarkan jumlah kesepakatan, aktivitas M&A industri konsumer turun 23% menjadi 886 dari 1.150 kesepakatan pada periode I/2007.
Angka itu sejalan dengan tren penurunan jumlah kesepakatan M&A pada semua industri di dunia pada semester I/2008 yang anjlok sekitar 20%.
InBev dan Mars Inc
Menurut perusahaan peneliti M&A itu, kontributor utama peningkatan nilai transaksi M&A pada industri konsumer ini disumbangkan oleh aksi akuisisi InBev atas Anheuser Busch dan akuisisi Mars Inc atas Wrigley.
"Kedua kesepakatan itu menandakan kepercayaan pembeli strategis yang tinggi dan kemampuan yang besar untuk mendapat pendanaan justru ketika kesepakatan ekuitas swasta hampir punah," tulis Mergermarket.
Aksi Inbev atas Anheuser merupakan sinyal terbaru bahwa konsolidasi dalam industri konsumer makin maju bahkan ketika konsumen AS sedang berjuang menghadapi pelemahan ekonomi.
Akuisisi InBev atas Anheuser Busch senilai US$53 miliar merupakan akuisisi uang tunai terbesar oleh pembeli strategis sepanjang sejarah.
"Ini merupakan contoh terkini invasi asing yang strategis dengan memanfaatkan nilai tukar dolar yang melemah," tulis Mergermarket.
Berdasarkan kategori advisor transaksi, JPMorgan mendominasi dari segi nilai sedangkan Goldman Sachs memimpin dari sisi jumlah transaksi.
Citigroup yang pada 2007 tercatat paling aktif di sektor konsumer berdasarkan nilai dan volume, turun ke posisi keempat dilihat dari sisi nilai dan turun ke posisi ketujuh berdasarkan volume. (02)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- KANAL
Defisit Selandia Baru melonjak - KANAL
Surplus perdagangan Rusia turun - KANAL
Pendapatan Sharp diproyeksikan turun - KANAL
Algeria hentikan penjualan tanah - Paket penyelamatan Hypo Real Estate US$68 miliar