Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ekonomi Makro
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 17/05/2008
'Peran Asean makin strategis di level global'
JAKARTA: AS menjadi negara mitra dialog Asean pertama yang mengirimkan duta besar khusus untuk organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara itu. Gedung Putih menunjuk Scot Marciel untuk menduduki kursi duta besar khusus untuk Asean itu sejak 29 April. Bisnis berkesempatan mewawancarai Marciel untuk mengetahui beberapa kebijakan yang akan dilakukan AS di Asean. Berikut petikannya:
Apa target AS hingga menempatkan duta besar khusus di Asean?
Keputusan itu setidaknya menunjukkan bagaimana posisi Asia Tenggara yang sangat penting bagi AS. Juga menggambarkan bahwa Asean akan semakin memegang peran strategis dalam berbagai hal baik di kawasan regional maupun di dunia.
Kami melihat Asean tengah berupaya meningkatkan peranannya dengan sangat ambisius termasuk dengan melakukan perbaikan di banyak hal seperti penegakan Hak Atas Kekayaan Intelektual dan HAM.
Dengan semakin mendekatkan diri terhadap Asean, AS juga akan dapat meningkatkan hubungan bilateral dengan tiap-tiap negara anggotanya.
Bagaimana Anda melihat perkembangan hubungan bilateral AS dengan Indonesia?
Kami cukup puas dengan hubungan yang terjalin antara AS dan Indonesia. Sangat impresif, menjanjikan. Memang ada tantangan, tetapi kami juga melihat masih besar peluang peningkatan hubungan yang dapat dilakukan.
Sejauh ini kita juga sudah membangun kerja sama di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Kami juga sangat mengapresiasi peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia termasuk dengan mengirimkan pasukannya ke berbagai misi Dewan Keamanan PBB.
Dalam konteks investasi dan perdagangan, apa yang Anda harapkan dan tawarkan dengan Asean?
Kami tidak meminta sesuatu hal secara khusus kepada Asean untuk membangun kerja sama bisnis dengan perusahaan-perusahaan AS. Kami melihat Asean terus berkembang, berupaya menuntaskan masalah kemiskinan dan melakukan integrasi ekonomi. Itu merupakan perkembangan bagus.
Dengan Asean yang terus maju, tentu merupakan perkembangan yang baik bagi kami, juga bagi dunia usaha. Kami melihat peluang besar untuk mengembangkan hubungan dagang antara AS dan Asean.
Asean masih berusaha membentuk Asean Economic Community. Apa peran yang akan diambil AS?
Kami sangat mendukung langkah tersebut. Namun kami tidak mau masuk terlalu dalam. Ini adalah upaya tiap-tiap negara anggota Asean untuk merealisasikan tujuannya.
Kami ikut membantu menginventarisasi masalah apa saja yang dihadapi Asean dalam merealisasikan cetak biru Asean Economic Community.
Bagaimana Anda melihat neraca perdagangan AS dan Asean, termasuk dengan Indonesia, yang masih timpang?
Saya kira bukan di situ permasalahannya. Dalam banyak hubungan dagang yang dilakukan AS, memang sering terjadi defisit neraca perdagangan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana dunia usaha di AS dapat terus meningkatkan hubungan dagang.
Pada saat yang bersamaan, dunia usaha di Asean juga dapat meningkatkan hubungan perdagangan dengan mitra bisnisnya di AS.
Perdagangan AS dengan Asean terus tumbuh dalam 10 tahun terakhir. Tahun lalu, Asean adalah pasar ekspor kelima terbesar bagi AS dengan nilai total sebesar US$1 miliar. Investasi AS di negara-negara Asean pada 2006 mencapai US$99 miliar atau tumbuh 13% dari tahun sebelumnya.
Pewawancara: Tri D. Pamenan
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Pemerintah tunda penerbitan sukuk
- RI masih kesulitan tarik investasi China
- Paksa badan obligor BLBI dimulai bulan depan
- Menkeu lega surplus BI jadi objek pajak
- IMF naikkan proyeksi laju ekonomi global