Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ekonomi Makro


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 05/09/2008

DINAMIKA
Subsidi angkutan umum disiapkan

JAKARTA: Pemerintah membuka peluang alokasi subsidi elpiji untuk angkutan umum, menyusul rencana pencanangan penggunaan energi ramah lingkungan.

Menteri Keuangan sekaligus Plj. Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan pemerintah berencana mengonversi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai makin langka dan mahal.

"Jadi kalau mau bicara apakah mungkin ada subsidi tambahan tapi subsidi lainnya dikurangi, itu mungkin. Selama dia in line dengan keinginan kita untuk perbaikan," jelasnya, kemarin.

Menurut dia, minyak tanah saat ini merupakan bahan bakar yang disubsidi pemerintah paling besar. Pasalnya, pemerintah mengucurkan subsidi hingga Rp8.000 per liter, mengingat harga jualnya hanya Rp2.000, sedangkan harga keekonomiannya sekitar Rp9.000-Rp10.000 per liter.

Namun, lanjut dia, untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan investasi yang besar untuk membangun infrastruktur pendukungnya. (Bisnis/16)

bisnis.com

Berita Lain

  • DINAMIKA
    Pemerintah atur dana sosial agama
  • DINAMIKA
    Parlemen Asia bahas keuangan global
  • DINAMIKA
    Pengusaha minta angsur pajak
  • Bappenas: Tidak ada pinjaman IMF
  • Perencanaan DAK perlu direformasi